LPS Catat Total Simpanan Rp4.087 T

Rabu, 24 Desember 2014 - 10:34 WIB
LPS Catat Total Simpanan...
LPS Catat Total Simpanan Rp4.087 T
A A A
JAKARTA - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat total simpanan per Oktober 2014 mengalami peningkatan sebesar Rp20,86 miliar atau 0,51% (MoM), sehingga total simpanan per akhir Oktober 2014 menjadi Rp4.087,35 triliun

Sekretaris LPS Samsu Adi Nugroho mengatakan, ‎berdasarkan jenis simpanan (giro, tabungan, deposit on call, deposito dan sertifikat deposito), yang pertumbuhan jumlah rekeningnya paling besar adalah sertifikat deposito.

"Pertumbuhannya mencapai 10,84% (MoM), dari 166 rekening per September 2014, meningkat menjadi 184 rekening per Oktober 2014," kata dia, Rabu (24/12/2014).

Begitu pun jika dilihat dari sisi jumlah nominal, pertumbuhan nominal sertifikat deposito adalah yang tertinggi mencapai 31,28% (MoM), di mana per September 2014 jumlah nominalnya sebesar Rp2.328 triliun menjadi Rp3.056 triliun pada Oktober 2014.

Untuk simpanan dengan nilai sampai dengan Rp2 miliar, jumlah rekeningnya meningkat sebesar 1,20% (MoM) dari sebanyak 154.793.020 rekening per September 2014 menjadi 156.645.489 rekening per Oktober 2014.

Sementara itu, jumlah nominal simpanan justru turun sebesar 0,12% (MoM) dari Rp1.798,06 triliun per September menjadi Rp1.795,93 triliun per akhir Oktober 2014.

Sedangkan untuk simpanan dengan nilai di atas Rp2 miliar, jumlah rekeningnya meningkat 1,48% (MoM) dari 195.824 rekening di September 2014 menjadi 198.720 rekening di bulan Oktober 2014.

"Begitu pula dengan jumlah nominal simpanan, tumbuh sebesar 1,01% (MoM) dari Rp2.268,42 triliun per akhir September 2014 menjadi Rp2.291,42 triliun per akhir Oktober 2014," tukas dia.

Berdasarkan jenis valuta, jumlah rekening simpanan dalam rupiah dan valas sama-sama mengalami peningkatan. Jumlah rekening simpanan dalam rupiah mengalami peningkatan sebesar 1,20% (MoM) dari per akhir September 2014 berjumlah 153.907.727 rekening menjadi 155.762.285 rekening per akhir Oktober 2014.

Demikian pula, jumlah rekening simpanan dalam valas mengalami peningkatan sebesar 0,07% (MoM). Per September 2014 jumlahnya mencapai 1.081.117 rekening, kemudian bertambah menjadi 1.081.924 rekening di akhir Oktober 2014.

Jika dilihat dari nominal simpanan, hanya nominal simpanan dalam rupiah yang mengalami peningkatan. Simpanan dalam rupiah tumbuh 0,64% (MoM) dari sebesar Rp3.402,26 triliun per September 2014 menjadi Rp3.429,02 triliun pada Oktober 2014.

Simpanan dalam valas, jumlahnya turun 0,14% (MoM)dari Rp659,23 triliun pada September menjadi Rp658,33 triliun pada Oktober 2014.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
LPS Optimis Perekonomian...
LPS Optimis Perekonomian Indonesia Membaik pada 2022
Sukses Kelola dan Tingkatkan...
Sukses Kelola dan Tingkatkan Produktivitas SDM, LPS Raih Anugerah Employer of Choice 2022
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR Tetapkan Dewan Komisioner LPS 2025-2030
Tugas Lembaga Penjamin...
Tugas Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)
Jangan Ragu Nabung di...
Jangan Ragu Nabung di Bank, LPS Ingatkan Jangan Tergiur Bunga Tinggi
CFR LPS Tumbuhkan Kemampuan...
CFR LPS Tumbuhkan Kemampuan Menulis dan Membangun Network di Kalangan Muda Milenial
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Integrasikan Penanganan Stunting dan Pemberdayaan UMKM
11 menit yang lalu
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
20 menit yang lalu
Pupuk Kaltim Dukung...
Pupuk Kaltim Dukung Pengembangan SDM melalui Olahraga
44 menit yang lalu
Pimpin BGN, Sudaryono...
Pimpin BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wakil Menteri Pertanian
51 menit yang lalu
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
1 jam yang lalu
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
1 jam yang lalu
Infografis
Total 27 Hari, Hari...
Total 27 Hari, Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved