Tol Manado-Bitung Seksi I Dipertimbangkan Pakai APBN

Rabu, 24 Desember 2014 - 13:34 WIB
Tol Manado-Bitung Seksi...
Tol Manado-Bitung Seksi I Dipertimbangkan Pakai APBN
A A A
JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan mempertimbangkan penggunaan dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) guna mempercepat penyelesaian proyek jalan tol Manado-Bitung sepanjang 39 kilometer (km).

Selama ini anggaran proyek tol untuk seksi I (Manado Ring Road-Airmadidi) sepanjang 12,5 km menunggu pinjaman dari China senilai USD85 juta. Adapun, seksi II Airmadidi- Bitung sepanjang 25,5 km belum ditentukan anggarannya. Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Djoko Murjanto mengatakan, pertimbangan memanfaatkan APBN karena lebih murah dan tanpa bunga. Sedangkan apabila melalui pinjaman, harus memenuhi berbagai persyaratan.

”Jadi, kita pertimbangkan, sebaiknya memanfaatkan anggaran APBN. Tol ini juga sifatnya mendesak karena masyarakat juga sudah sangat membutuhkannya,” ujar dia diJakarta kemarin. Menurut dia, meski memanfaatkan APBN, tidak akan menghilangkan pinjaman dari China. Dengan kata lain, pinjaman masih bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan lain.

”Kalau loan itu kan sifatnya bisa digunakan kapan saja dan masa berlakunya juga panjang. Artinya, kalau kita pakai uang APBN, minimal ada keuntungan seperti misalnya tanpa bunga atau kontraktornya berdasarkan kemampuan di dalam negeri,” ucap dia. Dia menambahkan, saat ini pembebasan lahan masih terus dilakukan Kementerian PUPR bersama pemerintah daerah setempat.

Di sisi lain penggunaan APBN pada proyek tol tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan kelayakan baik secara finansial maupun secara ekonomi. Dukungan pemerintah tersebut diberikan dalam bentuk pengadaan tanah untuk seluruh jalan tol serta konstruksi pada sebagian seksi I.

Kementerian PUPR telah melakukan groundbreaking atau pencanangan tiang pertama jalan tol Manado-Bitung pada Oktober 2014. Namun, ruas jalan yang telah groundbreaking hanya merupakan gerbang dan lintasan awal dengan panjang 600 meter seksi I senilai Rp44,46 miliar.

Sisanya, seksi I sepanjang 11,9 km, seharusnya menunggu pinjaman China. Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian PUPR Achmad Ghany Gazaly mengatakan, proyek jalan tol Manado-Bitung sepanjang 26,5 km, seksi II Airmadidi-Bitung, masih menunggu investor.

”Masih menunggu, makanya harus ada yang dilihat dulu. Paling tidak untuk seksi I sudah bisa ada yang selesai, selanjutnya kita tunggu investorsampaiadayangtertarik menggarap proyek ini,” ucap dia beberapa waktu lalu. Konstruksi dua seksi tol tersebut direncanakan 2x2 lajur dengan kecepatan tempuh, 85 km per jam dengan nilai investasi Rp4,3 triliun. Adapun, proses pembebasan lahan seksi II hingga November 2014 baru mencapai 25%.

Ichsan amin
(bbg)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
58 menit yang lalu
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
1 jam yang lalu
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
1 jam yang lalu
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
2 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
3 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Contraflow Arus...
Jadwal Contraflow Arus Mudik dan Balik Lebaran di Tol Jakarta-Cikampek
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved