Rupiah Berakhir di Level Rp12.469/USD
Rabu, 24 Desember 2014 - 16:28 WIB
Rupiah Berakhir di Level Rp12.469/USD
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini ditutup bergerak dalam rentang tipis di tengah menguatnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg hari ini pada level Rp12.469 per USD. Posisi tersebut melemah 5 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp12.463 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi ini dibuka pada level Rp12.490 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat di level Rp12.444 per USD dan terlemah di level Rp12.499 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp12.467 per USD. Posisi ini melemah 11 poin dibanding posisi penutupan hari sebelumnya Rp12.456 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik pada level Rp12.453 per USD, dengan kisaran harian Rp12.445-Rp12.507 per USD. Posisi tersebut mendatar dengan hari kemarin di Rp12.455 per USD.
Rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas pada level Rp12.462 per USD. Posisi itu menguat 14 poin dibanding hari sebelumnya di Rp12.476 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti menuturkan, membaiknya data pertumbhan ekonomi Amerika Serikat (AS) kuartal III tahun ini sebesar 5% (MoM) atau di atas estimasi kembali mendorong apresiasi USD terhadap mata uang dunia, termasuk rupiah.
Kendati demikian, menguatnya IHSG hari ini menahan pelemahan rupiah lebih dalam.
"IHSG yang positif menjelang libur Natal menjadi sentimen positif terhadap pergerakan nilai tukar rupiah hari ini," kata dia, Rabu (24/12/2014).
Sementara IHSG hari ini berakhir positif seiring dengan positifnya mayoritas bursa Asia menjelang libur Natal. IHSG naik 27,92 poin atau 0,54% ke level 5.166,98.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp8,78 triliun dengan 7,44 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing Rp2,67 triliun. Tercatat 169 saham naik, 137 saham melemah, dan 95 saham stagnan.
Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg hari ini pada level Rp12.469 per USD. Posisi tersebut melemah 5 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp12.463 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi ini dibuka pada level Rp12.490 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat di level Rp12.444 per USD dan terlemah di level Rp12.499 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp12.467 per USD. Posisi ini melemah 11 poin dibanding posisi penutupan hari sebelumnya Rp12.456 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik pada level Rp12.453 per USD, dengan kisaran harian Rp12.445-Rp12.507 per USD. Posisi tersebut mendatar dengan hari kemarin di Rp12.455 per USD.
Rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas pada level Rp12.462 per USD. Posisi itu menguat 14 poin dibanding hari sebelumnya di Rp12.476 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti menuturkan, membaiknya data pertumbhan ekonomi Amerika Serikat (AS) kuartal III tahun ini sebesar 5% (MoM) atau di atas estimasi kembali mendorong apresiasi USD terhadap mata uang dunia, termasuk rupiah.
Kendati demikian, menguatnya IHSG hari ini menahan pelemahan rupiah lebih dalam.
"IHSG yang positif menjelang libur Natal menjadi sentimen positif terhadap pergerakan nilai tukar rupiah hari ini," kata dia, Rabu (24/12/2014).
Sementara IHSG hari ini berakhir positif seiring dengan positifnya mayoritas bursa Asia menjelang libur Natal. IHSG naik 27,92 poin atau 0,54% ke level 5.166,98.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp8,78 triliun dengan 7,44 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing Rp2,67 triliun. Tercatat 169 saham naik, 137 saham melemah, dan 95 saham stagnan.
(rna)