DPR: Butuh Aturan Baru agar BBM Tidak Didominasi Asing

Rabu, 24 Desember 2014 - 19:47 WIB
DPR: Butuh Aturan Baru...
DPR: Butuh Aturan Baru agar BBM Tidak Didominasi Asing
A A A
JAKARTA - Anggota DPR RI Kurtubi meminta pemerintah membuat aturan baru dalam penjualan bahan bakar minyak (BBM). Langkah ini dibutuhkan agar penjualan BBM tidak didominasi pihak asing atau swasta nasional.

"Artinya, pemerintah harus membuat aturan bahwa asing boleh menjual BBM, tapi di atas subsidi," jelas Kurtubi ketika dihubungi Sindo di Jakarta, Rabu (24/12/2014).

Meski setuju dengan penghapusan premium, dia menyarankan kepada pemerintah agar tidak terburu-buru mengimplementasikannya.

Sebab, penghapusan BBM jenis premium ini harus dilakukan secara bertahap sembari Pertamina melakukan peningkatan kualitas kilang. Hal tersebut supaya tidak terjadi impor besar-besaran.

"Pertamina tidak boleh impor. Tapi, Pertamina harus mampu memproduksi. Kalau tidak, impornya justru akan besar sekali," tandas Kurtubi.

(Baca: Penghentian Impor RON 88 Harus Perhatikan Konsumen)
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pasokan BBM Pertamina...
Pasokan BBM Pertamina Aman Hingga Lebaran
BPH Migas Jamin Pasokan...
BPH Migas Jamin Pasokan BBM Jangkau Wilayah Terdampak Bencana Aceh
Tinjau Kabupaten Pidie...
Tinjau Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya, BPH Migas: Pasokan BBM Terjaga
Pertamina dan Pemerintah...
Pertamina dan Pemerintah Aceh Percepat Upaya Pemulihan Penyaluran BBM dan LPG di Aceh
Kawal Kelancaran Nataru,...
Kawal Kelancaran Nataru, Pertamina Patra Niaga JBB Siagakan Layanan Motoris hingga Mobile Storage
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Sinergi Pemulihan Aceh, Pastikan Pasokan BBM Tetap Andal
Berita Terkini
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
15 menit yang lalu
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Risiko Investasi Reksa Dana sebelum Mulai Berinvestasi
28 menit yang lalu
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
1 jam yang lalu
Transaksi BI-FAST Capai...
Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Integrasikan Penanganan Stunting dan Pemberdayaan UMKM
1 jam yang lalu
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
1 jam yang lalu
Infografis
5 Hal yang Harus Dihindari...
5 Hal yang Harus Dihindari Penderita Epilepsi agar Tidak Kambuh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved