IHSG Diperkirakan Bergerak di Level 5.135-5.155
Sabtu, 27 Desember 2014 - 16:08 WIB
IHSG Diperkirakan Bergerak di Level 5.135-5.155
A
A
A
JAKARTA - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) jelang libur Natal mampu bertahan di zona positif, seperti diharapkan sebelumnya. Pekan depan, IHSG diperkirakan akan berada pada rentang support 5.135-5.155
Setelah Natal danjelang akhir 2014, laju IHSG sedang dijaga untuk mempertahankan momentum kenaikan. Terlihat meski aksi jual asing masih ada dan utang gap terdekat 5.113-5.127 belum tertutupi, namun laju saham tetap menguat.
"Diharapkan kenaikan ini dapat bertahan hingga penutupan akhir tahun," ujar Head of Research Woori Korindo Securities Indonesia (WKSI), Reza Priyambada dalam risetnya, Sabtu (27/12/2014).
Masih positifnya laju bursa saham Amerika Serikat (AS) dan Eropa yang dibarengi dengan penguatan bursa saham Asia memberikan aura positif.
Positifnya laju saham-saham perdagangan, perkebunan, dan masih positifnya dukungan beberapa saham 2nd liner turut membantu hijaunya IHSG.
Meskipun laju rupiah masih melanjutkan pelemahan dan masih berlanjut aksi jual asing, tidak menghalangi laju positif IHSG.
Menurut Reza, masih ada perlawanan dari volume beli hingga mampu terdorong positif, membuat IHSG bertahan di atas utang gap 5.113-5.127. Adapun transaksi asing tercatat nett sell (dari net sell Rp199,32 miliar menjadi net sell Rp2,79 triliun).
Pada perdagangan, Senin (29/12/2014), IHSG diperkirakan akan berada pada rentang support 5.135-5.155 dan resistance 5.172-5.188. Shooting star di atas area middle bollinger band (MBB).
MACD kembali mencoba membentuk golden cross meski terbatas dengan histogram negatif yang memendek. RSI, Stochastic, dan William’s %R mencoba melanjutkan kenaikan.
"Laju IHSG mampu melampaui area target resistance (5.155-5.164) dan juga mampu bertahan di atas target support (5.120-5.129)," jelas Reza.
"Diharapkan laju kenaikan ini dapat bertahan hingga penutupan akhir tahun," tandasnya.
Setelah Natal danjelang akhir 2014, laju IHSG sedang dijaga untuk mempertahankan momentum kenaikan. Terlihat meski aksi jual asing masih ada dan utang gap terdekat 5.113-5.127 belum tertutupi, namun laju saham tetap menguat.
"Diharapkan kenaikan ini dapat bertahan hingga penutupan akhir tahun," ujar Head of Research Woori Korindo Securities Indonesia (WKSI), Reza Priyambada dalam risetnya, Sabtu (27/12/2014).
Masih positifnya laju bursa saham Amerika Serikat (AS) dan Eropa yang dibarengi dengan penguatan bursa saham Asia memberikan aura positif.
Positifnya laju saham-saham perdagangan, perkebunan, dan masih positifnya dukungan beberapa saham 2nd liner turut membantu hijaunya IHSG.
Meskipun laju rupiah masih melanjutkan pelemahan dan masih berlanjut aksi jual asing, tidak menghalangi laju positif IHSG.
Menurut Reza, masih ada perlawanan dari volume beli hingga mampu terdorong positif, membuat IHSG bertahan di atas utang gap 5.113-5.127. Adapun transaksi asing tercatat nett sell (dari net sell Rp199,32 miliar menjadi net sell Rp2,79 triliun).
Pada perdagangan, Senin (29/12/2014), IHSG diperkirakan akan berada pada rentang support 5.135-5.155 dan resistance 5.172-5.188. Shooting star di atas area middle bollinger band (MBB).
MACD kembali mencoba membentuk golden cross meski terbatas dengan histogram negatif yang memendek. RSI, Stochastic, dan William’s %R mencoba melanjutkan kenaikan.
"Laju IHSG mampu melampaui area target resistance (5.155-5.164) dan juga mampu bertahan di atas target support (5.120-5.129)," jelas Reza.
"Diharapkan laju kenaikan ini dapat bertahan hingga penutupan akhir tahun," tandasnya.
(dmd)
Lihat Juga :