Pengamat Turunkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI

Senin, 29 Desember 2014 - 14:49 WIB
Pengamat Turunkan Proyeksi...
Pengamat Turunkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI
A A A
JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini diproyeksi akan kembali menurun dari target sebelumnya terimbas perlambatan ekonomi dunia.

Kepala Riset Trimegah Securities Sebastian Tobing memproyeksikan, pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini akan kembali menurun dari 5,3% ke 5,1%.

Menurut Sebastian, pemangkasan pertumbuhan ekonomi tahun ini lantaran ada perlambatan ekonomi dunia, di mana pertumbuhan ekonomi Jepang cenderung melambat, dengan produk domestik bruto (PDB) 2014 1,3% (yoy).

Sementara di kawasan Eropa, ada indikator membaik, namun masih melemah. Diperkirakan PDB kawasan Eropa 2014 sekitar 1% yoy.

"Akhir tahun nanti kita perkirakan bergerak di level 5,1%. Sementara tahun depan, kami juga menurunkan ekspektasi PDB dari 5,4% ke level 5%-5,1%," ujar dia, Senin (29/12/2014).

‎Sementara ekonom Destry Damayanti memperkirakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2015 mendatang hanya 5,3%, jauh di bawah asumsi pemerintah yang mematok pertumbuhan ekonomi di angka 5,8%.

Menurut dia, keinginan pemerintah untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi di atas 6% paling cepat 2016 mendatang dinilai bisa terwujud.

"Ruang untuk tumbuh 6% hingga 7% itu cukup lebar jika tahun 2015 pemerintah berhasil membangun kepercayaan investor dengan menunjukkan keberhasilan pelaksanaan programnya," paparnya.

Lebih lanjut dia menuturkan, implementasi program-program pemerintah di 2015 akan menghadapi tantangan di parlemen. Namun, dia berharap program-program pemerintah, seperti pengalihan subsidi bahan bakar minyak (BBM) direstui oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Bahkan, pelaksanaan proyek-proyek infrastruktur pada 2015 nanti diharapkan juga bisa terlaksana, khususnya pada pembangunan proyek-proyek infrastruktur yang bisa mendorong pertumbuhan ke depan, seperti pembangunan Trans Sumatera, kereta api, jalan tol, serta peningkatan produktifitas di sektor agrikultur.
(rna)
Berita Terkait
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
BI Proyeksikan Ekonomi...
BI Proyeksikan Ekonomi RI Tumbuh 4,7 Persen hingga 5,5 Persen di 2025
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Kembali Dipangkas
Prospek Bisnis Seiring...
Prospek Bisnis Seiring Pertumbuhan Ekonomi RI
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Berita Terkini
20 Negara Penyumbang...
20 Negara Penyumbang Terbesar Defisit Perdagangan AS Tahun 2024, Indonesia Urutan Berapa?
2 jam yang lalu
Kena Tarif Impor 32%,...
Kena Tarif Impor 32%, Indonesia Terus Berkomunikasi Intensif dan Melobi Amerika Serikat
4 jam yang lalu
5 Ruas Tol Trans Sumatera...
5 Ruas Tol Trans Sumatera Digratiskan Selama Arus Balik 2025, Cek Daftarnya
4 jam yang lalu
Tarif Trump 32 Persen...
Tarif Trump 32 Persen Ancam Ekspor Indonesia, Ini Langkah Mitigasi Pemerintah
5 jam yang lalu
Kena Tarif Impor Trump...
Kena Tarif Impor Trump 32 Persen, Indonesia Butuh Gebrakan
5 jam yang lalu
Trump Tampar RI dengan...
Trump Tampar RI dengan Tarif Impor 32%, Sektor Industri Ini Bakal Telan Pil Pahit
6 jam yang lalu
Infografis
Kelas Menengah Terancam...
Kelas Menengah Terancam Jatuh Miskin, Beban Ekonomi Makin Berat
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved