IHSG Diprediksi pada Kisaran 5.139-5.206
Selasa, 30 Desember 2014 - 08:35 WIB
IHSG Diprediksi pada Kisaran 5.139-5.206
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari kedua pekan ini diprediksi masih akan bergerak menguat terbatas.
"IHSG akan bergerak di kisaran support 5.139 dan resistance 5.206," kata analis PT Mandiri Sekuritas Ayyi Achmad Hidayah, Selasa (30/12/2014).
Sementara pasar saham Amerika Serikat (AS) bergerak mendatar (flat) pada penutupan perdagangan semalam. Indeks Dow Jones Industrial Avg melemah sebesar 0,09%, sedangkan indeks S&P500 menguat sebesar 0,09%.
Dari pasar Asia, pergerakan indeks utama regional pagi ini dibuka melemah. Indeks Nikkei 225 (Jepang) melemah sebesar 0,41%, sedangkan indeks KOSPI Composite (Korea Selatan) turun 0,09%.
Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas bergerak variatif (mixed). Harga minyak mentah WTI naik 0,24% ke level USD53,74 per barel. Sedangkan harga emas Comex terkoreksi 0,03% ke posisi
USD1.182,30 per troi ons.
Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) akan kembali melakukan intervensi lanjutan untuk menjaga nilai tukar rupiah. Bank sentral berasumsi jika nilai tukar rupiah akan berada di level Rp12.500 per dolar AS (USD) pada akhir 2014.
Di sisi lain, berdasarkan survei BI, inflasi bulanan hingga pekan ketiga Desember 2014 sudah mencapai 2,1%- 2,2%. BI memperkirakan inflasi hingga akhir tahun ini bisa mencapai 8,2%.
"IHSG akan bergerak di kisaran support 5.139 dan resistance 5.206," kata analis PT Mandiri Sekuritas Ayyi Achmad Hidayah, Selasa (30/12/2014).
Sementara pasar saham Amerika Serikat (AS) bergerak mendatar (flat) pada penutupan perdagangan semalam. Indeks Dow Jones Industrial Avg melemah sebesar 0,09%, sedangkan indeks S&P500 menguat sebesar 0,09%.
Dari pasar Asia, pergerakan indeks utama regional pagi ini dibuka melemah. Indeks Nikkei 225 (Jepang) melemah sebesar 0,41%, sedangkan indeks KOSPI Composite (Korea Selatan) turun 0,09%.
Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas bergerak variatif (mixed). Harga minyak mentah WTI naik 0,24% ke level USD53,74 per barel. Sedangkan harga emas Comex terkoreksi 0,03% ke posisi
USD1.182,30 per troi ons.
Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) akan kembali melakukan intervensi lanjutan untuk menjaga nilai tukar rupiah. Bank sentral berasumsi jika nilai tukar rupiah akan berada di level Rp12.500 per dolar AS (USD) pada akhir 2014.
Di sisi lain, berdasarkan survei BI, inflasi bulanan hingga pekan ketiga Desember 2014 sudah mencapai 2,1%- 2,2%. BI memperkirakan inflasi hingga akhir tahun ini bisa mencapai 8,2%.
(rna)
Lihat Juga :