Rupiah Akhir Tahun Berakhir Menguat ke Rp12.388
Rabu, 31 Desember 2014 - 16:12 WIB
Rupiah Akhir Tahun Berakhir Menguat ke Rp12.388
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari terakhir tahun ini ditutup berhasil menguat, meski sempat melemah pasca pengumuman harga bahan bakar minyak (BBM) oleh pemerintah pagi tadi.
Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg hari ini berakhir pada level Rp12.388 per USD. Posisi tersebut menguat 46 poin dibanding kemarin di level Rp12.434 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp12.432 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat di level Rp12.378 per USD, dan terlemah di level Rp12.456 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik sore ini pada level Rp12.401 per USD, dengan kisaran harian Rp12.394-Rp12.453 per USD. Posisi tersebut terpresiasi 19 poin dibanding sebelumnya di Rp12.420 per USD.
Sementara posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp12.440 per USD. Posisi ini terkoreksi 6 poin dibanding posisi penutupan hari sebelumnya Rp12.434 per USD.
Sekadar informasi, harga BBM jenis premium mulai pukul 00.00 pada 1 Januari 2015, turun Rp900 menjadi Rp7.600 dari sebelumnya Rp8.500 per liter. Sedangkan solar turun Rp250 dari Rp7.500 menjadi Rp7.250 per liter.
Penurunan harga tersebut akibat anjloknya harga minyak dunia. Hal ini dilakukan sejalan dengan rencana pemerintah yang akan menyesuaikan harga jual premium dan solar sesuai dengan harga keekonomian.
Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg hari ini berakhir pada level Rp12.388 per USD. Posisi tersebut menguat 46 poin dibanding kemarin di level Rp12.434 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp12.432 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat di level Rp12.378 per USD, dan terlemah di level Rp12.456 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik sore ini pada level Rp12.401 per USD, dengan kisaran harian Rp12.394-Rp12.453 per USD. Posisi tersebut terpresiasi 19 poin dibanding sebelumnya di Rp12.420 per USD.
Sementara posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp12.440 per USD. Posisi ini terkoreksi 6 poin dibanding posisi penutupan hari sebelumnya Rp12.434 per USD.
Sekadar informasi, harga BBM jenis premium mulai pukul 00.00 pada 1 Januari 2015, turun Rp900 menjadi Rp7.600 dari sebelumnya Rp8.500 per liter. Sedangkan solar turun Rp250 dari Rp7.500 menjadi Rp7.250 per liter.
Penurunan harga tersebut akibat anjloknya harga minyak dunia. Hal ini dilakukan sejalan dengan rencana pemerintah yang akan menyesuaikan harga jual premium dan solar sesuai dengan harga keekonomian.
(rna)