Pembubaran Petral Dinilai Hanya Omong Kosong

Kamis, 01 Januari 2015 - 17:20 WIB
Pembubaran Petral Dinilai...
Pembubaran Petral Dinilai Hanya Omong Kosong
A A A
JAKARTA - Pengamat energi Marwan Batubara mengatakan, rekomendasi pembubaran anak perusahaan Pertamina, PT Pertamina Energy Trading Ltd (Petral) hanya omong kosong.

Menurutnya, hal tersebut karena pada akhirnya Petral tidak jadi dibubarkan oleh pemerintah melainkan hanya memangkas kewenangan tendernya yang kini dialihkan ke Integrated Supply Chain (ISC) milik Pertamina.

"Ya memang waktu bikin pernyataan sebelumnya itu hanya asal bunyi saja tidak tahu masalah. Dulu mereka mau membubarkan, Jokowi serang Petral juga, JK (Jusuf Kalla) juga, tim energi Jokowi juga sama," ujarnya kepada Sindonews di Jakarta, Kamis (1/1/2015).

Marwan mengatakan, seharusnya pihak yang merekomendasikan tidak terlalu cepat mengambil keputusan. Kemudian keluarkan pernyataan mau bubarkan Petral.

"Ternyata kalau tidak jadi bubar berarti rekomendasi dia salah besar. Itu artinya dia asal bunyi, kalau ada yang nilai tong kosong nyaring bunyinya itu sah-sah saja," tegas Marwan.

Menurutnya, pihak tersebut tidak memahami permasalahan yang sebenarnya.

"Artinya mereka itu asal bunyi saja tanpa secara komperwhensif memahami masalahnya. Kalau memang enggak jadi dibubarkan, memang Petral itu dibutuhkan. Bukan berarti kita dukung di dalam Petral ada mafia. Kalau sudah diperbaiki orangnya yang amanah, independen, profesional, intinya sistemnya diperbaiki," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Canggih, di Babel Bakal...
Canggih, di Babel Bakal Dibangun Prototipe PLTN Berbasis Thorium
Faisal Basri, Ekonom...
Faisal Basri, Ekonom Pemberani Pimpin Pembubaran Petral di Pertamina
Investor Asing Akhirnya...
Investor Asing Akhirnya Masuk IKN, Ini yang Dibangun
Berkat Kang Dedi, PGE...
Berkat Kang Dedi, PGE Raih PROPER Emas 11 Kali Berturut-Turut
Pertamina Delivery Service...
Pertamina Delivery Service di Makassar
Siap Terbang Perdana...
Siap Terbang Perdana ke Bali 28 April 2022, Pelita Air Buka Penjualan Tiket Pesawat Airbus A320-200
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
4 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
5 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
5 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
5 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
5 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
5 jam yang lalu
Infografis
Pilih Tangkap Putin...
Pilih Tangkap Putin daripada Netanyahu, Uni Eropa Dinilai Munafik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved