BPS Catat Indonesia Alami Inflasi 8,36% di 2014
Jum'at, 02 Januari 2015 - 10:28 WIB
BPS Catat Indonesia Alami Inflasi 8,36% di 2014
A
A
A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi pada Desember 2014 menembus hingga 2,46%, sehingga tekanan pada inflasi tahunan (yoy) 2014 mencapai 8,36%.
Menurut Kepala Badan Pusat Statistik Suryamin, kenaikan inflasi ini masih terpengaruh kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) pada pertengahan November 2014.
"Ini mirip dibandingkan 2013, terutama dipengaruhi kenaikan harga BBM. Dari 82 kota IHK (Indeks Harga Konsumen), semua mengalami inflasi, tertinggi di Marauke 4,53%, dan terendah di melaboh 1,17%," jelasnya saat konfrensi pers di Gedung BPS, Jakarta, Jumat (2/1/2015).
Suryamin menegaskan, inflasi tertinggi didominasi oleh transportasi, komunikasi dan jasa keuangan yakni 5,55%. Kenaikan transportasi ini terjadi di November dan Desember, sehingga memengaruhi kenaikan pada komponen lainnya seperti sektor makanan.
"Inflasi makanan mencapai 3,22%, sementara andil 0,64%," imbuh dia.
Dari komponen energi, inflasi masih didominasi bensin dan tarif dasar listrik (TDL) masing-masing 1,04% dan 0,64%.
Dia mengatakan, jika dilihat dari inflasi tahunan, maka inflasi inti lebih tinggi dari inflasi umum, sehingga bisa dikatakan inflasi masih normal.
Menurut Kepala Badan Pusat Statistik Suryamin, kenaikan inflasi ini masih terpengaruh kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) pada pertengahan November 2014.
"Ini mirip dibandingkan 2013, terutama dipengaruhi kenaikan harga BBM. Dari 82 kota IHK (Indeks Harga Konsumen), semua mengalami inflasi, tertinggi di Marauke 4,53%, dan terendah di melaboh 1,17%," jelasnya saat konfrensi pers di Gedung BPS, Jakarta, Jumat (2/1/2015).
Suryamin menegaskan, inflasi tertinggi didominasi oleh transportasi, komunikasi dan jasa keuangan yakni 5,55%. Kenaikan transportasi ini terjadi di November dan Desember, sehingga memengaruhi kenaikan pada komponen lainnya seperti sektor makanan.
"Inflasi makanan mencapai 3,22%, sementara andil 0,64%," imbuh dia.
Dari komponen energi, inflasi masih didominasi bensin dan tarif dasar listrik (TDL) masing-masing 1,04% dan 0,64%.
Dia mengatakan, jika dilihat dari inflasi tahunan, maka inflasi inti lebih tinggi dari inflasi umum, sehingga bisa dikatakan inflasi masih normal.
(izz)
Lihat Juga :