BEI Kaji Pembiayaan Proyek Lewat Obligasi

Jum'at, 02 Januari 2015 - 16:10 WIB
BEI Kaji Pembiayaan...
BEI Kaji Pembiayaan Proyek Lewat Obligasi
A A A
JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) sedang mengkaji untuk membantu perusahaan yang akan melakukan pembiayaan proyek melalui penambahan modal dari penerbitan obligasi.

"Selama ini pemerintah terbitkan obligasi lewat pasar modal itu untuk pembiayaan infrastruktur. Pembiayaan infrastruktur korporasi didorong untuk menambah modal dari saham maupun obligasi," ujar Dirut BEI Ito Warsito di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (2/1/2015).

Dia menyatakan, mengkaji pembiayaan proyek lewat obligasi agar mendapat modal baru untuk membangun infrastruktur.

"Pemerintah juga minta perusahaan konstruksi menanam modal untuk memberi mereka modal baru agar genjot investasi infrastruktur," jelas dia.

Sementara, pihak mana yang menerbitkan obligasi harus memenuhi persyaratan tertentu.

"Diukur aman atau tidak, visible, timeline-nya seperti apa, urgensi dan siapa yang terlibat, kan penting. Yang terlibat namanya kredibel atau tidak. Credential harus ada, secepat mungkin kalau bisa pembangunannya. Proyeknya aman dan sudah pasti jadi berjalan," pungkas Ito.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BEI Tutup Kode Domisili...
BEI Tutup Kode Domisili Investor, Intip Penjelasannya!
Daftar 10 Emiten Ini...
Daftar 10 Emiten Ini Disuspensi BEI selama 1 Tahun
Grand Launching ASEAN...
Grand Launching ASEAN Investment Challenge 2023
Besok 5 Perusahaan Ini...
Besok 5 Perusahaan Ini Berebutan Cari Duit di Pasar Modal
Rapor Bursa Sepekan,...
Rapor Bursa Sepekan, Kapitalisasi Pasar Naik Jadi Rp9.563 Triliun
Melantai Perdana di...
Melantai Perdana di Bursa, Saham PT Segar Kumala Indonesia Melonjak 24,74 Persen
Berita Terkini
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
1 jam yang lalu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
1 jam yang lalu
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
2 jam yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
2 jam yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
2 jam yang lalu
Infografis
3 Proyek Kereta Cepat...
3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved