IHSG Diprediksi Tertahan Aksi Profit Taking

Senin, 05 Januari 2015 - 08:05 WIB
IHSG Diprediksi Tertahan...
IHSG Diprediksi Tertahan Aksi Profit Taking
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan ini diperkirakan masih mampu melanjutkan kenaikan, namun mulai terbatas.

Kepala Riset PT Woori Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan, selain masih sepinya aktivitas transaksi, mulai adanya aksi-aksi profit taking menahan potensi kenaikan lebih lanjut.

Jika IHSG tidak mampu bertahan di atas 5.235 maka kemungkinan IHSG akan rehat sementara setelah dipacu dizona merah dalam beberapa hari terakhir.

Reza menuturkan, IHSG akan membentuk pola Spinning dekati area upper bollinger band (UBB ). MACD masih melanjutkan kenaikan setelah terbentuk golden cross meski terbatas dengan histogram positif yang memanjang. RSI, Stochastic, dan William’s %R kembali melanjutkan kenaikan.

"Di tengah sempitnya hari perdagangan dan kemungkinan masih adanya hawa libur tahun baru, tak menyurutkan IHSG untuk melaju di zona hijau," ujarnya di Jakarta, Senin (5/1/2015).

Dia memperkirakan IHSG akan berada pada rentang support 5.215-5.235 dan resisten 5.250-5.258. Laju IHSG kemarin sempat masuk pada area target resisten (5.237-5.250) dan juga mampu bertahan di atas target support (5.170-5.193).

"Tampaknya pelaku pasar masih melakukan aksi beli meskipun volume transaksi agak sedikit surut. Penguatan pada saham-saham consumer, perkebunan, dan properti masih dapat menyokong penguatan IHSG," katanya.

Di sisi lain, kembali tercatatnya nett sell asing dan rilis data-data makro ekonomi Indonesia yang tidak begitu baik dimana neraca perdagangan kembali defisit dan melonjaknya inflasi di atas perkiraan tidak menghalangi IHSG untuk dapat melanjutkan penguatannya.

Selain itu, investor juga telah diberikan kado akhir tahun, di mana subsidi untuk bahan bakar Ron 88 (premium) telah dihapus sebagian untuk memberikan ruang fiskal yang lebih baik. sehingga paling tidak kado tersebut dapat mengimbangi sentimen negative dari rilis data-data makro ekonomi RI.

Adapun transaksi asing tercatat nett sell tipis (dari net buy Rp2,5 triliun menjadi net sell Rp4,17 miliar).
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pembatasan Aktivitas...
Pembatasan Aktivitas Diambil Pemerintah, IHSG Ditutup Ambruk 1,17%
181 Saham Melemah Seret...
181 Saham Melemah Seret IHSG di Awal Sesi ke Level 6.083
Kenaikan IHSG Jangka...
Kenaikan IHSG Jangka Pendek, Berpotensi Bergerak di Kisaran 5.944-6.202
IHSG Balik Perkasa Pagi...
IHSG Balik Perkasa Pagi Ini, Dibuka Sentuh Level 6.115
Borong 5 Saham Ini di...
Borong 5 Saham Ini di Tengah Tren Menghijau IHSG
Wow! IHSG Akhir Pekan...
Wow! IHSG Akhir Pekan Tembus Level 6.208
Berita Terkini
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
6 jam yang lalu
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
6 jam yang lalu
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
6 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
7 jam yang lalu
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
7 jam yang lalu
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Infografis
Negara Asia yang Diprediksi...
Negara Asia yang Diprediksi akan Terlibat Perang Dunia 3
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved