Ikuti Jejak IHSG, Rupiah Melemah Tembus Rp12.647/USD
Selasa, 06 Januari 2015 - 09:39 WIB
Ikuti Jejak IHSG, Rupiah Melemah Tembus Rp12.647/USD
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari kedua pekan ini dibuka semakin melemah di tengah ambruknya pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini.
Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg pagi hari ini pada level Rp12.647 per USD. Posisi tersebut terdepresiasi 33 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp12.614 per USD.
Rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas pada perdagangan hari ini berada di level Rp12.685 per USD atau melemah 70 poin dari hari sebelumnya di level Rp12.615 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik pada level Rp12.639 per USD. Posisi tersebut negatif 10 poin dibanding sebelumnya di Rp12.629 per USD.
Sementara, IHSG pada perdagangan awal pekan ini dibuka kembali terkoreksi. IHSG melemah hingga 40,91 poin atau 0,78% ke level 5.179,08.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp190 miliar dengan 218 juta saham diperdagangkan dan transaksi jual asing Rp407,75 miliar. Tercatat 24 saham naik, 135 saham melemah, dan 46 saham stagnan.
Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg pagi hari ini pada level Rp12.647 per USD. Posisi tersebut terdepresiasi 33 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp12.614 per USD.
Rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas pada perdagangan hari ini berada di level Rp12.685 per USD atau melemah 70 poin dari hari sebelumnya di level Rp12.615 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik pada level Rp12.639 per USD. Posisi tersebut negatif 10 poin dibanding sebelumnya di Rp12.629 per USD.
Sementara, IHSG pada perdagangan awal pekan ini dibuka kembali terkoreksi. IHSG melemah hingga 40,91 poin atau 0,78% ke level 5.179,08.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp190 miliar dengan 218 juta saham diperdagangkan dan transaksi jual asing Rp407,75 miliar. Tercatat 24 saham naik, 135 saham melemah, dan 46 saham stagnan.
(izz)