Pertumbuhan Sektor Jasa China Melaju Cepat

Selasa, 06 Januari 2015 - 11:28 WIB
Pertumbuhan Sektor Jasa...
Pertumbuhan Sektor Jasa China Melaju Cepat
A A A
BEIJING - Sektor jasa di China melaju cepat sejak Desember 2014. Kondisi ini disebabkan banyaknya pesanan baru yang muncul.

Ketahanan sektor jasa di China ini sangat kontras dengan survei pekan lalu, yang menunjukkan pabrik-pabrik di China berjuang untuk keluar dari krisis lebih lanjut dalam momentum ekonomi.

Hal ini pun diperkuat dengan harapan, bahwa langkah stimulus lebih banyak diperoleh dalam bentuk suntikan likuiditas dari bank sentral, penurunan tingkat suku bunga, atau penurunan jumlah cadangan bank yang mendorong mereka untuk meminjam.

"Mengingat sektor industri tradisional masih di bawah tekanan, maka diperlukan kebijakan yang lebih longgar," kata ekonom ANZ di Shanghai, Zhou Hao seperti dikutip dalam laman Reuters, Selasa (6/1/2015).

Menurutnya, langkah yang dilakukan bank sentral dengan kebijakan yang relatif longgar dapat meningkatkan pertumbuhan. "Meskipun mereka tampaknya tidak ingin mengirim sinyal pelonggaran yang kuat," imbuhnya.

Kendati demikian, perusahaan jasa tidak begitu optimis tentang prospek ke depan. Bahkan ekspektasi bisnis untuk tahun depan merosot ke level terendah sejak Agustus 2014, dengan alasan meningkatnya persaingan harga.

"Sektor jasa terus bertahan dengan baik di tengah penurunan produksi," ungkap Kepala Ekonom China di HSBC, Qu Hongbin.

"Kami tetap percaya, ada permintaan cukup, dalam perekonomian secara keseluruhan, dan lebih (kebijakan) langkah-langkah pelonggaran yang dijamin dalam beberapa bulan mendatang," tandasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Pengaruhi Ekspor Impor Dalam Negeri
Gelombang Covid-19 Kembali...
Gelombang Covid-19 Kembali Hantam Ekonomi Tiongkok
Menteri Keuangan Waspadai...
Menteri Keuangan Waspadai Situasi Kontraksi Ekonomi China
Momen Unik saat Presiden...
Momen Unik saat Presiden Prabowo Bicara Bahasa Tiongkok di Beijing
China Rebound, Bidik...
China Rebound, Bidik Pertumbuhan Ekonomi di Atas 6%
Berita Terkini
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
8 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
42 menit yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
1 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
1 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
3 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved