AEPI: Ekonomi Indonesia di Bawah Jokowi Sekarat

Selasa, 06 Januari 2015 - 17:03 WIB
AEPI: Ekonomi Indonesia...
AEPI: Ekonomi Indonesia di Bawah Jokowi Sekarat
A A A
JAKARTA - Asosiasi Ekonomi Politik (AEPI) menilai, kondisi ekonomi Indonesia sekarat di bawah pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla (Jokowi-JK).

Pengamat AEPI Salamuddin Daeng mengungkapkan, pemerintah dalam jajaran Kabinet Kerja telah membawa Indonesia ke jurang krisis ekonomi.

"Sekarang kita berada pada rantai paling ujung yang menjadi muara pada krisis ekonomi global," ujar Daeng di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (6/1/2015).

Lebih lanjut dia mengatakan, kondisi keuangan Indonesia saat ini tengah mengalami defisit berkepanjangan. Ini pun menjadi penyebab, ribuan perusahaan swasta maupun pelat merah tidak lagi dapat membayar utangnya.

"Kita berada pada level di bawah krisis, krisis bisa diselesaikan pada stimulus pemerintahan kita. Tapi sekarang kita berada di bawah krisis, kalau di bawah, namanya sekarat," imbuhnya.

Dirinya berharap, pembenahan terhadap kondisi ekonomi Indonesia dapat lebih cepat, dibanding kecepatan krisis yang terjadi saat ini.

"Karena ini yang menyapu perbankan dan ekonomi rakyat kita. Keadaan fundamental BUMN, perbankan saat ini sama sekali tidak dalam kondisi baik." pungkas Salamudin.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Kembali Dipangkas
BI Proyeksikan Ekonomi...
BI Proyeksikan Ekonomi RI Tumbuh 4,7 Persen hingga 5,5 Persen di 2025
Prospek Bisnis Seiring...
Prospek Bisnis Seiring Pertumbuhan Ekonomi RI
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Berita Terkini
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
6 menit yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
22 menit yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
51 menit yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
1 jam yang lalu
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
2 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved