Indo Kordsa Operasikan Pabrik Baru

Rabu, 07 Januari 2015 - 10:01 WIB
Indo Kordsa Operasikan...
Indo Kordsa Operasikan Pabrik Baru
A A A
JAKARTA - Menteri Perindustrian (Menperin) Saleh Husin meresmikan pabrik kedua PT Indo Kordsa Tbk senilai hampir USD100 juta yang berlokasi di Citeureup, Bogor. Pabrik tersebut memproduksi 18 kiloton kain dan 14 kiloton benang poliester.

“Kami sangat mengapresiasi PT Indo Kordsa Tbk yang telah menerapkan advanced textile sejak 1985 untuk keperluan automotif dan terus melakukan pengembangan,” kata Menperin Saleh Husin dalam keterangan tertulisnya kemarin. Menperin mengatakan, peningkatan investasi tersebut memberi tambahan dua line produksi, yang diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi tyre cord fabric (TCF) dari 24 kiloton menjadi 42 kiloton per tahun.

“Hal ini patut diberikan dukungan karena sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong pengembangan advanced textiledi dalam negeri,” ujar Menperin. Pemerintah berharap, semakin banyak produsen tekstil dan produk tekstil (TPT) dalam negeri yang dapat melakukan diversifikasi pada produknya. Sehingga, industri TPT berbasis teknologi tinggi dapat berkembang dengan baik, mengingat semakin berkembangnya pembangunan infrastruktur di dalam negeri serta semakin meningkatnya kebutuhan produk advanced textile.

President Director PT Indo Kordsa Tbk untuk Indonesia Nuri Refik Duzgoren mengatakan, luas pabrik baru ini mencapai 24.000 ha. PT Indo Kordsa Tbk merupakan pabrik terbesar kedua dalam grup perusahaan Kordsa Global dari Turki. Perusahaan ini bergerak dalam bidang penyedia bahan baku serat ban, serat nilon, poliester, rayon, serta benang nilon untuk ban. CEO Kordsa Global Cenk Alper mengatakan, Kordsa Global pertama kali berinvestasi di kawasan Asia Pasifik pada 2007.

Menurut dia, Indonesia merupakan lokasi terbesar kedua setelah Turki, menempati po-sisi sangat penting dalam pembangunan strategi bisnis Kordsa Global. Hal tersebut terlihat dengan dibangunnya dua pabrik secara bersamaan mulai tahun 2012 hingga pembangunan pabrik kedua pada akhir 2014, sehingga total investasi PT Indo Kordsa di Indonesia mencapai USD200 juta.

Saat ini ekspor PT Indo Kordsa mencapai USD90,67 juta atau 48% dari total penjualan senilai USD191 juta, dengan penambahan kapasitas produksi diperkirakan akan meningkatkan nilai ekspor dari USD90,67 juta menjadi USD130 juta.

Oktiani endarwati
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
1 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
2 jam yang lalu
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
2 jam yang lalu
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
2 jam yang lalu
IHSG Kebakaran, Rontok...
IHSG 'Kebakaran', Rontok 3,58% ke 5.734 Siang Ini
3 jam yang lalu
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
3 jam yang lalu
Infografis
Deretan Pasal Kontroversial...
Deretan Pasal Kontroversial dalam KUHP Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved