Pasokan Melimpah, Minyak WTI Dekati USD48/Barel

Rabu, 07 Januari 2015 - 09:58 WIB
Pasokan Melimpah, Minyak...
Pasokan Melimpah, Minyak WTI Dekati USD48/Barel
A A A
SEOUL - Minyak West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan mendekati USD48 per barel di tengah spekulasi bahwa persediaan minyak Amerika Serikat (AS) akan memperburuk melimpahnya pasokan global lantaran harga menuju ke level terendah dalam lebih dari lima tahun terakhir.

Kontrak berjangka (futures) di New York sedikit berubah setelah empat hari terkoreksi. Survei Bloomberg sebelum laporan pemerintah menunjukkan, stok minyak di negara konsumen minyak terbesar dunia tersebut kemungkinan naik 700 ribu barel pekan lalu.

Minyak merosot hampir separuh pada tahun lalu, terbesar sejak krisis keuangan tahun 2008 karena Amerika Serikat (AS) memproduksi minyak pada laju tertinggi dalam lebih dari tiga dekade dan Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) menolak memangkas produksi.

Sementara Menteri Perminyakan Iran Bijan Namdar Zanganeh sebelumnya mengatakan bahwa Iran telah mengadakan pembicaraan dengan Rusia untuk mengurangi produksi.

"Permintaan minyak terus melemah. Permintaan bukanlah sesuatu yang dapat dipulihkan dalam jangka pendek, sementara hal-hal yang kelihatannya tidak hebat bagi China dan Eropa diperkirakan akan memukul kondisi suram di Rusia," kata analis komoditas di Samsung Futures Inc Hong Sung Ki seperti dilansir dari Bloomberg, Rabu (7/1/2014).

WTI di New York Mercantile Exchange untuk pengiriman Februari naik 19 sen atau 0,4% menjadi USD48,12 per barel pada pukul 08:33 pagi waktu Singapura.

Futures
turun USD2,11 ke USD47,93 kemarin, penutupan terendah sejak 21 April 2009. Semua volume berjangka yang diperdagangkan sebesar 68% di bawah rata-rata 100 hari.

Sementara Brent di London ICE Futures Europe Exchange untuk pengiriman Februari turun USD2,01 atau 3,8% ke USD51,10 per barel, kemarin. Itu penutupan terendah sejak 30 April 2009. Premi minyak patokan Eropa tersebut terhadap WTI sebesar USD3,17.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Turun Saat Badai Musim Dingin Bekukan Kilang AS
Berita Terkini
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
5 menit yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
5 menit yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
20 menit yang lalu
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
25 menit yang lalu
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
42 menit yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
48 menit yang lalu
Infografis
AS Terus Lanjutkan Penjajahan...
AS Terus Lanjutkan Penjajahan di Suriah karena Kuasai 90% Minyak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved