Ini Kekecewaan Jonan terhadap AirAsia

Kamis, 08 Januari 2015 - 16:58 WIB
Ini Kekecewaan Jonan...
Ini Kekecewaan Jonan terhadap AirAsia
A A A
JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan mengungkapkan kekecewaannya soal izin penerbangan yang salah oleh AirAsia QZ8501 yang mengalami kecelakaan pada 28 Desember 2014.

Jonan mengatakan, semua pihak yang memberikan izin penerbangan AirAsia di hari minggu itu salah.

"Ya semua yang kasih berangkat AirAsia di hari minggu itu salah. Enggak benar. Meskipun mereka mengajukan terbang Oktober 2014," ungkapnya di Jakarta, Kamis (8/1/2014).

Sebelum terjadinya kecelakaan, kata dia, tidak ada tindakan untuk mengantisipasi kecelakaan tersebut. Jonan menyebut ini merupakan satu kelemahan di maskapai penerbangan.

"Ada kelemahan di sana. Seharusnya, otoritas bandara di perhubungan udara, itu kan UPT-nya. Otoritas bandara wilayah III yang kantornya di Surabaya itu, harusnya melakukan pengecekan karena dapat tembusan keputusan ke Dirjen Perhubungan Udara," terang Jonan.

Menurutnya, Kemenhub baru mengetahui bahwa AirAsia tidak boleh terbang di hari itu. Sebelumnya tidak ada yang tahu.

"Sejak pesawat hilang, saya tahu. Saya minta izinnya diperiksa apakah secara administratif itu sesuai atau tidak, memang boleh terbang di hari minggu, namun sesuai izin rute. Saya enggak ingat dari bulan apa, tapi mestinya sudah beberapa kali hari minggu," jelas dia.

Belum ada tindakan yang lebih jauh atas masalah izin-izin terbang tersebut. Namun Jonan menegaskan akan memeriksa izin administrasi semua maskapai penerbangan.

"Ini lagi diperiksa semua. Besok diumumkan hasilnya," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Angkutan Laut Dibuka...
Angkutan Laut Dibuka 7 Juni, Kemenhub Minta Antisipasi New Normal
Jalankan Prinsip Pola...
Jalankan Prinsip Pola Kemitraan, Kemenhub Raih Penghargaan dari KPPU
Revitalisasi Terminal,...
Revitalisasi Terminal, Kemenhub Ingin Angkutan Massal Terintegrasi
Hapus Monopoli Jasa...
Hapus Monopoli Jasa Kepelabuhanan, Ditjen Hubla Teken Perjanjian Konsesi dengan PT LIS
Persiapkan SDM Unggul,...
Persiapkan SDM Unggul, Kemenhub Kini Punya Program Studi Magister Terapan
Insiden Trigana Air...
Insiden Trigana Air di Bandara Sentani, Kemenhub Pastikan Tak Ada Korban Jiwa
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
1 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
1 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
2 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
3 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
3 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
4 jam yang lalu
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved