PLN Butuh Payung Hukum Lebih Kuat

Kamis, 08 Januari 2015 - 18:46 WIB
PLN Butuh Payung Hukum...
PLN Butuh Payung Hukum Lebih Kuat
A A A
JAKARTA - PT PLN (Persero) mengaku membutuhkan payung hukum yang lebih kuat untuk membangun proyek kelistrikan 35.000 megawatt (MW), ketimbang Surat Keputusan Menteri ESDM.

Direktur Utama PLN, Sofyan Basir mengatakan, payung hukum sebelumnya masih belum cukup kuat untuk PLN dalam upaya membangun proyek ambisi Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Jadi, terus terang kami membutuhkan payung hukum yang lebih kuat. Kalau standar seperti dulu tidak mungkin lagi," ujarnya di Gedung BPK RI, Jakarta, Kamis (8/1/2015).

Menurutnya, surat keputusan tersebut memang membantu mengatur tender, masalah lahan, dan harga listrik. Namun, untuk PLN, payung hukum tersebut belum cukup kuat.

"Pemerintah sudah arahkan ke kami. Menteri ESDM sudah buatkan surat keputusan menteri, yang menugaskan kami membangun 35.000 MW. Suratnya itu isinya pola dan cara tender, masalah lahan dan harga untuk IPP," jelasnya.

Dia menambahkan, perseroan hanya diwajibkan membangun 10.000 MW dari total 35.000 MW yang direncanakan pemerintah. Sementara sisanya, pemerintah akan menggandeng swasta.

"Kita fokus 35.000 MW agak besar di batu bara. Porsi batu bara sekitar 60%. Sisanya ada gas, air dan panas bumi," tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kompor Induksi Buat...
Kompor Induksi Buat Hidup Jadi Lebih Praktis, Nyaman dan Hemat
PLN Runners Bertekad...
PLN Runners Bertekad Sukseskan PLN Mobile Color Run 2025 di Palembang
Program Ikatan Kerja...
Program Ikatan Kerja PT PLN (Persero) Resmi Dibuka, Ini Persyaratannya!
Alasan PLN Matikan Listrik...
Alasan PLN Matikan Listrik Pelanggan saat Hujan Deras
PLN Startup Day 2025...
PLN Startup Day 2025 Dukungan Kembangkan Startup Greentech Indonesia
Viral, Tiang Listrik...
Viral, Tiang Listrik Berdiri di Tanah Warga, Mau Dipindah PLN Minta Rp12,6 Juta
Berita Terkini
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
55 menit yang lalu
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
1 jam yang lalu
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
10 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
11 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
12 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
14 jam yang lalu
Infografis
Menkes: Orang Gaji Rp15...
Menkes: Orang Gaji Rp15 Juta Pasti Lebih Sehat dan Pintar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved