Pemakai Elpiji 12 Kg Beralih ke 3 Kg

Kamis, 08 Januari 2015 - 21:32 WIB
Pemakai Elpiji 12 Kg...
Pemakai Elpiji 12 Kg Beralih ke 3 Kg
A A A
SURABAYA - PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) V berupaya menstabilkan pasokan elpiji 3 kg. Pertamina khawatir, pengguna tabung 12 kg beralih ke tabung 3 kg, seiring kenaikan yang ditetapkan pemerintah pada 2 Januari lalu.

Asistant Manajer External Relation, Heppy Wulansari mengatakan tahun ini Pertamina telah menambah pasokan elpiji untuk wilayah Jatim sebanyak 1.229.847 untuk 2015. Angka tersebut mengalami kenaikan 8% dibanding tahun sebelumnya (2014) yang mencapai 1.140859.

“Kenaikan 8% tahun ini salah satunya bagian dari antisipasi kemungkinan adanya eksodus dari konsumen tabung 12 kg ke tabung melon (3 kg). Tetapi jika melihat pola konsumsi pada kenaikan-kenaikan sebelumnya, kemungkinan eksodus itu maksimal 2%,” katanya.

Hingga saat ini, Pertamina telah melakukan kenaikan sebanyak tiga kali dalam setahun terakhir ini. Kenaikan pertama terjadi pada Januari 2014, disusul Oktober ditahun yang sama, dan terakhir 2 Januari tahun ini (2015). Pada kenaikan diawal tahun lalu eksodus sebesar 2%, sedangkan kenaikan dipenghujung tahun lalu hanya 1%.

Adanya ancaman eksodus pembelian dari 12 kg ke Si Melon (3kg) karena adanya disparitas harga yang lebar, telah dilakukan beberapa langkah. Pertamina MOR V telah melakukan koordinasi dengan pemerintah setempat (Pemprov Jatim), dan kepolisian.

“Kita telah menunjuk SPBU yang menjual Elpiji sebagai patokan harga. Bilamana nantinya ada pembelian sporadis akan kita lakukan tindakan. Demikian juga bila terjadi kelangkaan, akan cepat kita ambil tindakan. Bisa menambah pasokan, bisa juga mengurai penyebab kelangkaan,” terangnya.

Disebutkan alumnus Universitas Airlangga itu, Pertamina MOR V telah melakukan koordinasi dengan Pemprov Jatim dan aparat kepolisan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya rush atau eksodus pembelian. Adapun konsumsi elpiji 12 kg di MOR V mencapai 8.464 metric ton (MT) perbulan dan elpiji 3 kg terserap 96.101 MT/ bulan.

Pertamina telah menetapkan kenaikan harga LPG 12 kg sebesar Rp9.069 dari harga sebelumnya Rp7.569 perkilogram. Harga tersebut tidak termasuk biaya transport, pengisian di SPPBE, margin agen, dan PPN. Sementara untuk wilayah Jatim, Bali, dan Nusa Tenggara Barat rata-rata kenaikan antara Rp19.000-Rp19.800. sedangkan wilayah Jatim berkisar Rp131.700-Rp135.500.

Sementara itu, Puji salah satu agen elpiji di Pasar Tembok Surabaya mengatakan, perubahan harga yang dilakukan pemerintah memiliki dampak yang lumayan besar. Banyak masyarakat yang beralih menggunakan elpiji 3 kg, padahal sebelumnya memakai 12 kg.

"Ada peningkatan pembeli elpiji 12 kg sebesar 25%. Peningkatan ini cukup besar," katanya.

Peralihan ini, ujar dia, rata-rata karena harga antara elpiji 12 kg dan 3 kg terpaut sangat jauh. Karena subsidi untuk elpiji 12 kg dicabut pemerintah dan berdampak pada peralihan di masyarakat. "Kami berharap pasokan tetap bisa stabil. Pemerintah harus menjaga ini," ungkap dia.
(dol)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tips Menghemat LPG,...
Tips Menghemat LPG, Dijamin Awet Meski Masak Setiap Hari
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran...
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran Beli LPG 3 Kg Pakai KTP
Harga Gas Elpiji Non...
Harga Gas Elpiji Non Subsidi di Maros Naik Rp15 Ribu
Kecanduan LPG, Impor...
Kecanduan LPG, Impor 2021 Naik Jadi 7,2 Juta Ton
Harga Elpiji Non-Subsidi...
Harga Elpiji Non-Subsidi 2 Kali Naik, Siap-siap Gas Melon Jadi Langka
Istana Pastikan Warung...
Istana Pastikan Warung Kelontong Bisa Kembali Jual Gas LPG 3 Kg Hari Ini
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
4 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
5 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
5 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
6 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
6 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
6 jam yang lalu
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved