IHSG Diprediksi pada Kisaran 5.200-5.262
Jum'at, 09 Januari 2015 - 08:43 WIB
IHSG Diprediksi pada Kisaran 5.200-5.262
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir pekan ini diprediksi masih akan melanjutkan kenaikan didukung relinya bursa global.
"Pada perdagangan hari ini, IHSG akan bergerak di kisaran support 5.200 dan resistance 5.262," kata analis teknikal Mandiri Sekuritas Ayyi Achmad Hidayah, Jumat (9/1/2015).
Adapun sentimen dari Wall Street mendukung kenaikan. Pasar saham Amerika Serikat (AS) melanjutkan kenaikan pada penutupan perdagangan semalam. Indeks Dow Jones Industrial Avg menguat sebesar 1,84%, sementara indeks S&P500 naik sebesar 1,79%.
Dari pasar Asia, pergerakan indeks utama regiona pagi ini juga positif. Indeks Nikkei 225 (Jepang) terapresiasi sebesar 0,88%, sedangkan indeks KOSPI Composite (Korea Selatan) menguat 0,64%.
Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas juga terapresiasi. Harga minyak mentah WTI naik 1,43% ke level USD49,49 per barel, sedangkan harga emas Comex menguat 0,07% ke posisi
USD1.209,40 per troi ons.
Dari dalam negeri, pemerintah akan melonggarkan izin lahan perkebunan utamanya bagi pengusaha perkebunan lokal. Sebaliknya, aturan ketat akan diberikan ke perusahaan asing.
Beberapa poin penting yang masuk dalam draf antara lain, pemerintah akan melonggarkan izin perluasan lahan perkebunan. Opsinya bisa menambah luas lahan pengusaha kebun yang dibatasi Permentan atau bahkan mencabut batasan izin lahan.
Kedua, pemerintah juga akan mengatur batasan modal asing dalam usaha perkebunan. Hingga saat ini, opsi pemerintah masih sama yakni membatasi kepemilikan asing maksimal hanya 30%. Poin ini pula yang kini mendapat hujan protes dari pengusaha.
"Pada perdagangan hari ini, IHSG akan bergerak di kisaran support 5.200 dan resistance 5.262," kata analis teknikal Mandiri Sekuritas Ayyi Achmad Hidayah, Jumat (9/1/2015).
Adapun sentimen dari Wall Street mendukung kenaikan. Pasar saham Amerika Serikat (AS) melanjutkan kenaikan pada penutupan perdagangan semalam. Indeks Dow Jones Industrial Avg menguat sebesar 1,84%, sementara indeks S&P500 naik sebesar 1,79%.
Dari pasar Asia, pergerakan indeks utama regiona pagi ini juga positif. Indeks Nikkei 225 (Jepang) terapresiasi sebesar 0,88%, sedangkan indeks KOSPI Composite (Korea Selatan) menguat 0,64%.
Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas juga terapresiasi. Harga minyak mentah WTI naik 1,43% ke level USD49,49 per barel, sedangkan harga emas Comex menguat 0,07% ke posisi
USD1.209,40 per troi ons.
Dari dalam negeri, pemerintah akan melonggarkan izin lahan perkebunan utamanya bagi pengusaha perkebunan lokal. Sebaliknya, aturan ketat akan diberikan ke perusahaan asing.
Beberapa poin penting yang masuk dalam draf antara lain, pemerintah akan melonggarkan izin perluasan lahan perkebunan. Opsinya bisa menambah luas lahan pengusaha kebun yang dibatasi Permentan atau bahkan mencabut batasan izin lahan.
Kedua, pemerintah juga akan mengatur batasan modal asing dalam usaha perkebunan. Hingga saat ini, opsi pemerintah masih sama yakni membatasi kepemilikan asing maksimal hanya 30%. Poin ini pula yang kini mendapat hujan protes dari pengusaha.
(rna)
Lihat Juga :