Harga Premium Akan Disesuaikan Tiap Dua Pekan
Jum'at, 09 Januari 2015 - 15:56 WIB
Harga Premium Akan Disesuaikan Tiap Dua Pekan
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah menegaskan bahwa jika harga minyak dunia terus menerus terkoreksi, tidak menutup kemungkinan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dan solar akan dilakukan setiap dua pekan sekali.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said menuturkan, opsi penyesuaian harga BBM ini masih terus dievaluasi oleh pemerintah. Hal itu sebagai upaya pemerinta mengantisipasi terhadap fluktuasi harga minyak dunia.
"Kalau terus berfluktuasi tajam maka opsi dua pekan sekali akan dipakai oleh pemerintah," kata dia di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (9/1/2015).
Menurut dia, pelepasan harga BBM ke mekanisme pasar, mau tidak mau pemerintah harus melakukan evaluasi ketat terhadap naik turunnya harga minyak dunia.
"Kami akan lihat ketat. Perhatian utama tertuju pada BBM yang tadinya disubsidi, kemudian dicabut pemerintah," tutupnya.
Sekadar informasi, terkoreksi harga minyak mentah dunia mendorong pemerintah berencana menurunkan kembali harga BBM bersubsidi pada bulan depan. Sementara pada awal bulan ini, pemerintah telat memangkas harga BBM.
Harga premium saat ini menjadi Rp7.600 per dari sebelumnya Rp8.500 per liter. Sedangkan harga solar menjadi Rp7.250 dari sebelumnya Rp7.500 per liter dan minyak tanah tetap Rp2.500 per liter.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said menuturkan, opsi penyesuaian harga BBM ini masih terus dievaluasi oleh pemerintah. Hal itu sebagai upaya pemerinta mengantisipasi terhadap fluktuasi harga minyak dunia.
"Kalau terus berfluktuasi tajam maka opsi dua pekan sekali akan dipakai oleh pemerintah," kata dia di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (9/1/2015).
Menurut dia, pelepasan harga BBM ke mekanisme pasar, mau tidak mau pemerintah harus melakukan evaluasi ketat terhadap naik turunnya harga minyak dunia.
"Kami akan lihat ketat. Perhatian utama tertuju pada BBM yang tadinya disubsidi, kemudian dicabut pemerintah," tutupnya.
Sekadar informasi, terkoreksi harga minyak mentah dunia mendorong pemerintah berencana menurunkan kembali harga BBM bersubsidi pada bulan depan. Sementara pada awal bulan ini, pemerintah telat memangkas harga BBM.
Harga premium saat ini menjadi Rp7.600 per dari sebelumnya Rp8.500 per liter. Sedangkan harga solar menjadi Rp7.250 dari sebelumnya Rp7.500 per liter dan minyak tanah tetap Rp2.500 per liter.
(rna)
Lihat Juga :