Masyarakat Diimbau Terbiasa Harga Premium Fluktuatif

Sabtu, 10 Januari 2015 - 20:38 WIB
Masyarakat Diimbau Terbiasa...
Masyarakat Diimbau Terbiasa Harga Premium Fluktuatif
A A A
JAKARTA - Masyarakat diimbau terbiasa dengan kondisi fluktuatifnya harga minyak (BBM) jenis premium dan solar lantaran pemerintah berencana menyesuaikan harga tiap dua pekan sekali.

Pengamat Energi Kurtubi mengatakan, masyarakat semua lapisan tanpa terkecuali yang menggunakan BBM akan terkena imbas jika pemerintah menerapkan rencana tersebut.

"Mereka akan terkena imbasnya. Apalagi nanti di saat semua bahan kebutuhan pokok ikutan naik turun harganya," ujar Kurtubi kepada Sindonews di Jakarta, Sabtu (10/1/2015)

Menurut dia, masyarakat memang harus terbiasa dengan kondisi tersebut. Apalagi untuk mereka yang sering berkutat dengan harga bahan-bahan pokok, seperti beras, cabai dan lainnya.

"Jadi nanti kalau tiba-tiba harga cabai naik menjadi di atas Rp100 ribu, ya jangan makan cabai dulu," ujar dia.

Dengan kata lain, sektor rumah tangga yang paling terkena dampak langsung dari fluktuasi harga BBM. Namun, dia meyakini bahwa masyarakat perlahan akan mulai terbiasa dengan berfluktuasi harga BBBM tersebut.

"Mereka mesti paham juga, kalau minyak dunia itu harganya lagi tidak stabil. Jadi kalau minyak dunia turun, ya harga BBM turun, kalau naik ya naik, biar negara juga tidakk rugi," tandasnya.

Kendati akan mengalami imbas dari fluktuasinya harga BBM, dia mengaku setuju lantaran produksi minyak di Indonesia saat ini sudah menipis dan memang harus impor ke negara penghasil minyak dunia.

"Iya saya setuju karena alasan pertamanya produksi minyak kita hanya seperempatnya, tiga perempatnya harus impor, sehingga kalau minyak dunia naik, kita harus ikutan naik, itu wajar," ujar dia.

Selain itu, jika tidak dilakukan penyesuaian terhadap harga minyak dunia, negara akan rugi. Pasalnya, harga beli minyak dan harga jual di dalam negeri menjadi tak seimbang.

"Kalau kita rugi, nanti pasti subsidi BBM lagi kan. Negara juga yang rugi. Pemerintah kan maunya, uang subsidi BBM itu digunakan untuk pembangunan infrastruktur dan transportasi," imbuh Kurtubi.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga BBM Pertamina...
Harga BBM Pertamina Naik Mulai Maret 2026, Ini Daftar Terbarunya
3 Jenis BBM Pertamina...
3 Jenis BBM Pertamina Naik, Intip Perbandingan Harga dengan Shell, Vivo dan BP
BBM Nonsubsidi Naik...
BBM Nonsubsidi Naik Drastis per 18 April 2026, Mobil Premium dan Pajero-Fortuner Paling Boncos!
Pemanfaatan BBM Subsidi...
Pemanfaatan BBM Subsidi Selama Ini Dinilai Salahi Prinsip Keadilan
Kenaikan BBM Mendadak,...
Kenaikan BBM Mendadak, SPBU di Gunungkidul Pilih Tutup hingga Mesin Disesuaikan Harga
Harga BBM Naik, Isi...
Harga BBM Naik, Isi Tangki Full City Car Honda Brio Butuh Setengah Juta Rupiah
Berita Terkini
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
24 menit yang lalu
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
31 menit yang lalu
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
36 menit yang lalu
Dorong Literasi Finansial...
Dorong Literasi Finansial dan AI, IPOT Jawab Tantangan Makro Gen Z
50 menit yang lalu
Krakatau Posco Tanamkan...
Krakatau Posco Tanamkan Budaya Keselamatan kepada Generasi Muda
1 jam yang lalu
Kuwait Tawarkan Minyak...
Kuwait Tawarkan Minyak ke Pembeli Asia, Pertama Kalinya Sejak Konflik Iran
1 jam yang lalu
Infografis
3 Efek Tarif Impor Donald...
3 Efek Tarif Impor Donald Trump Terhadap Harga Emas Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved