Rupiah Ditutup Mendatar di Rp12.601/USD
Selasa, 13 Januari 2015 - 16:34 WIB
Rupiah Ditutup Mendatar di Rp12.601/USD
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini ditutup mendatar di tengah positifnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg hari ini ditutup pada level Rp12.601 per USD. Posisi ini mendatar dengan posisi penutupan Senin (12/1/2015) di level Rp12.599 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi ini dibuka pada level Rp12.567 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat hari ini di level Rp12.567 per USD dan terlemah di level Rp12.619 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik pada level Rp12.605 per USD, dengan kisaran harian Rp12.550-Rp12.630 per USD. Posisi tersebut terdepresiasi 5 poin dibanding hari sebelumnya di Rp12.600 per USD.
Berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah hari ini berada di level Rp12.604 per USD. Posisi ini tak jauh berbeda dengan penutupan kemarin di level Rp12.602 per USD.
Sementara posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp12.608 per USD. Posisi ini melemah 40 poin dibanding posisi penutupan hari sebelumnya di level Rp12.568 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, penguatan rupiah terhadap USD mereda karena meningkatnya risk aversion.
"Itu akibat kembali berlanjutnya tren penurunan harga minyak dunia yang berdampak pada permintaan USD sebagai save haven currency di dalam negeri," kata dia, Selasa (13/1/2015).
Sementara IHSG hari ini berakhir di zona hijau. IHSG terkerek 26,43 poin atau 0,51% ke level 5.214,36.
(Baca: Rupiah Siang Ini Parkir di Rp12.594/USD)
Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg hari ini ditutup pada level Rp12.601 per USD. Posisi ini mendatar dengan posisi penutupan Senin (12/1/2015) di level Rp12.599 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi ini dibuka pada level Rp12.567 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat hari ini di level Rp12.567 per USD dan terlemah di level Rp12.619 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik pada level Rp12.605 per USD, dengan kisaran harian Rp12.550-Rp12.630 per USD. Posisi tersebut terdepresiasi 5 poin dibanding hari sebelumnya di Rp12.600 per USD.
Berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah hari ini berada di level Rp12.604 per USD. Posisi ini tak jauh berbeda dengan penutupan kemarin di level Rp12.602 per USD.
Sementara posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp12.608 per USD. Posisi ini melemah 40 poin dibanding posisi penutupan hari sebelumnya di level Rp12.568 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, penguatan rupiah terhadap USD mereda karena meningkatnya risk aversion.
"Itu akibat kembali berlanjutnya tren penurunan harga minyak dunia yang berdampak pada permintaan USD sebagai save haven currency di dalam negeri," kata dia, Selasa (13/1/2015).
Sementara IHSG hari ini berakhir di zona hijau. IHSG terkerek 26,43 poin atau 0,51% ke level 5.214,36.
(Baca: Rupiah Siang Ini Parkir di Rp12.594/USD)
(rna)
Lihat Juga :