Waskita Akan Rights Issue Rp5,3 T di Kuartal II
Rabu, 14 Januari 2015 - 16:53 WIB
Waskita Akan Rights Issue Rp5,3 T di Kuartal II
A
A
A
JAKARTA - PT Waskita Karya Tbk (WSKT) berencana menerbitkan saham baru (rights issue) dengan total mencapai Rp5,3 triliun.
Jumlah itu terdiri atas penyertaan modal negara (PNM) kepada pemerintah dalam bentuk penerbitan saham baru sebesar Rp3,5 triliun dan sisanya penerbitan saham ke publik.
Direktur Keuangan Waskita Karya Tunggul Rajagukguk mengatakan, dana hasil rights issue tersebut akan digunakan perseroan untuk membangun lima proyek jalan tol baru dan transmisi jaringan listrik di Sumatera.
Untuk melancarkan rencana tersebut, perseroan masih dalam tahap pengajuan di tingkat DPRI RI, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Kementerian Keuangan.
"Kebutuhan modal kami sekitar Rp3,5 triliun, jadi kita usulkan PNM sebesar itu. Hal ini telah sesuai arahan pemerintah untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di Indonesia," kata Tunggul kepada Sindonews, Rabu (14/1/2015).
Melalui right issue Rp3,5 triliun, kata Tunggul, pemerintah akan menjadi standby buyer atau calon pembeli. Sedangkan right issue yang diterbitkan untuk publik mencapai Rp1,8 triliun. Dengan demikian, total penawaran umum saham baru perseroan mencapai Rp5,3 trilun.
"Saat ini, porsi saham pemerintah di Waskita Karya sebesar 67,76% dan sisanya dimiliki publik, jika telah disetujui rights issue ini akan kami terbitkan pada kuartal II/2015," ujar dia.
Jumlah itu terdiri atas penyertaan modal negara (PNM) kepada pemerintah dalam bentuk penerbitan saham baru sebesar Rp3,5 triliun dan sisanya penerbitan saham ke publik.
Direktur Keuangan Waskita Karya Tunggul Rajagukguk mengatakan, dana hasil rights issue tersebut akan digunakan perseroan untuk membangun lima proyek jalan tol baru dan transmisi jaringan listrik di Sumatera.
Untuk melancarkan rencana tersebut, perseroan masih dalam tahap pengajuan di tingkat DPRI RI, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Kementerian Keuangan.
"Kebutuhan modal kami sekitar Rp3,5 triliun, jadi kita usulkan PNM sebesar itu. Hal ini telah sesuai arahan pemerintah untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di Indonesia," kata Tunggul kepada Sindonews, Rabu (14/1/2015).
Melalui right issue Rp3,5 triliun, kata Tunggul, pemerintah akan menjadi standby buyer atau calon pembeli. Sedangkan right issue yang diterbitkan untuk publik mencapai Rp1,8 triliun. Dengan demikian, total penawaran umum saham baru perseroan mencapai Rp5,3 trilun.
"Saat ini, porsi saham pemerintah di Waskita Karya sebesar 67,76% dan sisanya dimiliki publik, jika telah disetujui rights issue ini akan kami terbitkan pada kuartal II/2015," ujar dia.
(rna)
Lihat Juga :