Rupiah Dibuka Terdepresiasi ke Rp12.617/USD
Kamis, 15 Januari 2015 - 10:10 WIB
Rupiah Dibuka Terdepresiasi ke Rp12.617/USD
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini dibuka terdepresiasi di tengah rebound-nya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp12.617 per USD. Posisi ini memburuk 37 poin dibanding posisi penutupan hari sebelumnya di level Rp12.580 per USD.
Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg hari ini dibuka pada level Rp12.602 per USD. Posisi ini menguat 12 poin dibanding posisi penutupan Rabu (14/1/2015) di level Rp12.614 per USD.
Berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah hari ini berada di level Rp12.624 per USD. Posisi ini melemah 9 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp12.615 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik pada level Rp12.633 per USD. Posisi tersebut terkoreksi 16 poin dibanding hari sebelumnya di Rp12.617 per USD.
Sementara IHSG hari ini berhasil balik arah menguat didukung dengan menguatnya semua sektor saham dan menjelang rilis BI rate. IHSG naik 22,56 poin atau 0,44% ke level 5.182,23.
Sektor saham yang menguat tertinggi adalah aneka industri, yang naik 1,16%, diikuti perkebunan tumbuh 0,84%.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp12.617 per USD. Posisi ini memburuk 37 poin dibanding posisi penutupan hari sebelumnya di level Rp12.580 per USD.
Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg hari ini dibuka pada level Rp12.602 per USD. Posisi ini menguat 12 poin dibanding posisi penutupan Rabu (14/1/2015) di level Rp12.614 per USD.
Berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah hari ini berada di level Rp12.624 per USD. Posisi ini melemah 9 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp12.615 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik pada level Rp12.633 per USD. Posisi tersebut terkoreksi 16 poin dibanding hari sebelumnya di Rp12.617 per USD.
Sementara IHSG hari ini berhasil balik arah menguat didukung dengan menguatnya semua sektor saham dan menjelang rilis BI rate. IHSG naik 22,56 poin atau 0,44% ke level 5.182,23.
Sektor saham yang menguat tertinggi adalah aneka industri, yang naik 1,16%, diikuti perkebunan tumbuh 0,84%.
(rna)