Emas Melonjak Dipicu Langkah Bank Sentral Swiss

Jum'at, 16 Januari 2015 - 10:06 WIB
Emas Melonjak Dipicu...
Emas Melonjak Dipicu Langkah Bank Sentral Swiss
A A A
SINGAPURA - Emas global melonjak dan diperdagangkan mendekati level tertinggi empat bulan, menuju penguatan mingguan terbesar sejak Maret tahun lalu.

Kenaikan logam mulia itu setelah bank sentral Swiss, Swisss National Bank (SNB) secara mengejutkan mencabut batas bawah nilai tukar 1,20 franc per euro dan menurunkan bunga simpanan dari minus 0,25% menjadi minus 0,75%.

Kepemilikan aset di SPDR Gold Trust bertambah terbesar sejak 2011. Kepemilikan emas di SPDR Gold Trust meningkat 1,4% menjadi 717,15 metrik ton pada 15 Januari 2015, lompatan terbesar sejak Agustus 2011.

Emas untuk pengiriman segera berada USD1.260,79 per ons pada pukul 10.24 siang Singapura dari sebelumnya USD1.262,75 sehari sebelumnya, ketika harga melonjak 2,8% untuk kenaikan terbesar tahun ini.

Logam menguat pada hari Kamis menjadi USD1.266,85, tertinggi sejak 8 September 2014. Emas diperdagangkan jauh di atas platinum sejak April 2013. Emas naik 3,1% sepanjang pekan ini, kenaikan terbesar dalam hampir setahun menyusul langkan SNB yang mengguncang mata uang dan pasar saham dunia.

"Ketidakpastian investor dan kejutan dari Swiss mendorong harga emas," kata analis HSBC Securities (USA) Inc James Steel seperti dilansir dari Bloomberg, Jumat (16/1/2015).

Kendati demikian, menurut dia, kenaikan harga emas akan menekan pasar dan permintaan, sehingga akhirnya harus mengendalikan harga.

Emas dalam mata uang euro naik ke level tertinggi sejak Mei 2013 setelah langkah SNB. USD mengalami penurunan dua hari menjelang data harga konsumen Amerika Serikat (AS).

Emas untuk pengiriman Februari turun 0,2% menjadi USD1.259,80 per ons di Comex New York, menghentikan reli lima hari, kenaikan beruntun terpanjang sejak Juni. Futures naik sehari sebelumnya menjadi USD1.267,20, tertinggi sejak 8 September 2015.

Platinum untuk pengiriman segera berada di USD1.259,63 per ons dari USD1.259,50. Spot perak naik 0,7% menjadi USD17,0605 per ons, palladium naik 0,6% menjadi USD771,67 per ons.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
10 Negara Penghasil...
10 Negara Penghasil Emas Terbesar di Dunia, Termasuk Indonesia
Negara-Negara Penghasil...
Negara-Negara Penghasil Harta Karun Emas Terbesar di Dunia
Harga Emas Diramal akan...
Harga Emas Diramal akan Tembus Rp2,1 Juta per Gram
Naik Rp3.000, Harga...
Naik Rp3.000, Harga Emas Nangkring di Level Rp932.000 per Gram
Awal Pekan Harga Si...
Awal Pekan Harga Si Kuning Mager dari Level Rp929.000 per Gram
Harga Emas Masih Bertengger...
Harga Emas Masih Bertengger di Rp932 Ribu per Gram
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
1 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
2 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
2 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
3 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
3 jam yang lalu
Infografis
Vajiralongkorn, Raja...
Vajiralongkorn, Raja Terkaya di Dunia yang Miliki 52 Kapal Emas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved