Rupiah Mengakhiri Pekan Terkoreksi ke Rp12.590/USD

Jum'at, 16 Januari 2015 - 16:41 WIB
Rupiah Mengakhiri Pekan...
Rupiah Mengakhiri Pekan Terkoreksi ke Rp12.590/USD
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) mengakhir pekan ini terkoreksi pasca pemerintah mengumumkan turunnya harga bahan bakar minyak (BBM). Terkoreksinya rupiah seiring memerahnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg hari ini berakhir pada level Rp12.590 per USD. Posisi ini terdepresiasi 35 poin dibanding posisi penutupan Kamis (15/1/2015) di level Rp12.555 per USD.

Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp12.542 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat di level Rp12.542 per USD dan terlemah di level Rp12.619 per USD.

Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik pada level Rp12.591 per USD, dengan kisaran harian Rp12.521-Rp12.637 per USD. Posisi tersebut negatif 66 poin dibanding hari sebelumnya di Rp12.525 per USD.

Berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah hari ini berada di level Rp12.595 per USD. Posisi ini melemah 35 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp12.560 per USD.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp12.593 per USD. Posisi ini membaik 24 poin dibanding posisi penutupan hari sebelumnya di level Rp12.617 per USD.

Sementara IHSG berakhir melemah karena tertekan anjloknya sektor industri yang hampir 5%. IHSG jatuh 40,33 poin atau 0,78% ke level 5.148,38.

Sektor saham mayoritas melemah, dengan koreksi terdalam dialami industri dasar, yang anjlok 4,77%, diikuti perdagangan susut 1,91%. Sedangkan yang menguat tertinggi sektor konsumer, yang naik 0,49%.

Sekadar informasi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan kembali penurunan harga BBM mulai Minggu (18/1/2015) imbas dari berlanjutnya koreksi harga minyak global.

Dia menyebutkan, harga BBM jenis premium turun menjadi Rp6.600 per liter, dari sebelumnya Rp7.600 per liter. Sementara solar turun menjadi Rp6.400 per liter dari sebelumnya Rp7.250 per liter.

(Baca: Rupiah Siang Ini Terdepresiasi ke Rp12.578/USD)
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Rupiah Semringah Sambut...
Rupiah Semringah Sambut Akhir Pekan, Menjauh dari Level Rp18 Ribu per Dolar AS
30 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Sumbagut dan Polda Sumut Sinergi Percepat Normalisasi Distribusi BBM
48 menit yang lalu
Yamaha Grand Filano...
Yamaha Grand Filano Hybrid Tawarkan Gaya Kalcer, Konsumsi BBM Diklaim Capai 60 Km per Liter
56 menit yang lalu
Produktivitas Kebun...
Produktivitas Kebun Sawit Sitaan Negara Menurun, Muncul Desakan Audit Total
57 menit yang lalu
Danantara Resmi Gabung...
Danantara Resmi Gabung ke Forum Sovereign Wealth Fund Dunia, Ini Manfaatnya
1 jam yang lalu
Penguatan IHSG Tak Terbendung...
Penguatan IHSG Tak Terbendung Sentuh 6.175, Diwarnai Lompatan 363 Saham
1 jam yang lalu
Infografis
Mampukah John Herdman...
Mampukah John Herdman Bawa Timnas Indonesia ke Panggung Dunia?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved