Indonesia Harus Waspadai Tekanan Ekonomi China

Jum'at, 16 Januari 2015 - 18:19 WIB
Indonesia Harus Waspadai...
Indonesia Harus Waspadai Tekanan Ekonomi China
A A A
JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo memaparkan, tekanan ekonomi China terhadap dolar Amerika Serikat (USD) perlu diwaspadai.

"Yang kita perlu perhatikan tentu China. Di 2015, Yuan China kemungkinan akan terdepresiasi 7,2%. Indonesia dan China punya hubungan dagang, tentu ini akan berimbas," katanya di Kompleks BI, Jakarta, Jumat (16/1/2015).

Selain itu, tekanan terhadap rupiah juga ‎datang dari negara-negara maju seperti Jepang yang juga ikut terimbas stabilitas keuangan Amerika Serikat (AS).

"Jadi kalau USD menguat, maka negara-negara maju seperti Jepang juga masih tertekan. Kita tahu dibandingkan negara-negara lain USD akan cenderung menguat‎," terang Agus.

‎Kendati demikian, Agus meyakini bahwa tekanan terhadap rupiah tidak separah negara-negara lain, yang diperkirakan akan terdepresiasi jauh lebih besar dari Indonesia pada 2015.

"Untuk itu kita terus pantau perkembangan eksternal maupun di domestik," tandas Agus.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Bahaya! Deflasi Hantam...
Bahaya! Deflasi Hantam Ekonomi RI 5 Bulan Beruntun
Prabowo Sering Diejek...
Prabowo Sering Diejek karena Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8%
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
8 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
9 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
9 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
9 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
10 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
10 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved