Kebijakan Penyesuaian Harga BBM 2 Minggu Tidak Ideal

Sabtu, 17 Januari 2015 - 13:38 WIB
Kebijakan Penyesuaian...
Kebijakan Penyesuaian Harga BBM 2 Minggu Tidak Ideal
A A A
JAKARTA - Rencana pemerintah untuk melakukan penyesuaian harga BBM per dua minggu dinilai kontroversi sejumlah pengamat. Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik mengatakan, Indonesia belum terbiasa dengan fluktuasi harga minyak.

"Kurang ideal, kita ini belum terbiasa dengan fluktuasi harga minyak, khususnya premiun yang masih disubsidi," terang Zakaria kepada sindonews melalui telepon, Sabtu (17/1/2015)

Menurutnya, penyesuaian harga minyak per dua minggu akan merugikan para pengusaha SPBU.

"Ini kan berkaitan dengan SPBU, kalau harga turun penggusaha akan rugi lantaran mereka membeli minyak dengan harga mahal, kemudian diturunkan dengan harga murah. mereka kan masih punya stok. Seperti sekarang ini, orang enggak mau beli bensin, tunggu saja hari senin (19/1/2015)" imbuhnya.

Selain itu, pengusaha juga akan dibebani tunggakan pajak yang jauh lebih besar, sebab sulit mengembalikan pajak BBM yang sudah dibayarkan ke pemerintah.

"Pajak yang mereka bayar juga harga lama. ini kan sulit mengembalikan pajak. Membayar saja susah, apalagi mengambil duit ke pemerintah, seperti kalau kita ingin membayar pajak mobil ke pemerintah, itu kan susah," terang Zakaria.
(dol)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga BBM Pertamina...
Harga BBM Pertamina Naik Mulai Maret 2026, Ini Daftar Terbarunya
3 Jenis BBM Pertamina...
3 Jenis BBM Pertamina Naik, Intip Perbandingan Harga dengan Shell, Vivo dan BP
BBM Nonsubsidi Naik...
BBM Nonsubsidi Naik Drastis per 18 April 2026, Mobil Premium dan Pajero-Fortuner Paling Boncos!
Pemanfaatan BBM Subsidi...
Pemanfaatan BBM Subsidi Selama Ini Dinilai Salahi Prinsip Keadilan
Harga BBM Naik, Isi...
Harga BBM Naik, Isi Tangki Full City Car Honda Brio Butuh Setengah Juta Rupiah
Kenaikan BBM Mendadak,...
Kenaikan BBM Mendadak, SPBU di Gunungkidul Pilih Tutup hingga Mesin Disesuaikan Harga
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
7 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
7 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
7 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
8 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
8 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
9 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved