Semen Turun, Ongkos Tukang di Yogya Ogah Turun

Sabtu, 17 Januari 2015 - 18:22 WIB
Semen Turun, Ongkos...
Semen Turun, Ongkos Tukang di Yogya Ogah Turun
A A A
YOGYAKARTA - Penurunan harga bahan bangunan seperti semen sebanyak Rp3 ribu, tidak berpengaruh pada ongkos untuk tukang batu, kayu maupun laden atau pembantu tukang di Yogyakarta.

Bayaran bagi tukang batu dan kayu berkisar antara Rp70 ribu hingga Rp75 ribu perhari di sekitar wilayah Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jumlah ongkos itu naik antara Rp10 ribu sampai Rp15 ribu, pasca Presiden Joko Widodo mengumumkan sendiri kenaikan harga Bahan Bakar Minyak pada pertengahan bulan November 2014 lalu.

"Dulu sebelum Bensin (Premium) naik Rp2.000, ongkos tukang berkisar Rp60 ribu hingga Rp65 ribu. BBM naik, semuanya ikut naik, bayaran tukang juga naik," kata Ruji, tukang batu warga Trukan, Bokoharjo, Prambanan, Sleman pada Sindonews, Sabtu (17/1/2015).

Begitu juga dengan bayaran bagi laden atau pembantu tukang batu yang juga naik. Dia menyebut untuk ongkos laden saat ini berkisar antara Rp50 hingga Rp55 ribu perhari. Ruji menyebut kenaikan biaya hidup ini karena pemerintah yang terlanjur menaikan harga BBM pada pertengahan November 2014 lalu yang cukup tinggi.

"Sebenarnya kan pemerintah yang menyebabkan semua ini. Salah sedikit saja, akibatnya luar biasa. Ya mungkin seperti itu lah kira-kira, saya kan hanya tukang batu, engak tau urusan pemerintah," katanya sambil menghisab sebatang rokok kretek dimulutnya.

Dia juga menyebut pembelian material bangunan juga naik pasca kenaikan BBM lalu. Meski harga semen bakal diturunkan, namun tak sebanding dengan harga-harga bahan bangunan yang lain.

"Material bangunan kan tidak hanya Semen saja, misal besi, pasir, batako, blabak, dan lain-lainnya kan juga naik. Kalau ngomong harga sekarang ini semua serba mahal, masak ongkos tukan turun, tambah susah kalau begitu," jelasnya.

Senada disampaikan Kardiono, laden tukang batu warga Klurak, Prambanan, Sleman. Dia menyebut kenaikan harga dikarenan pemerintah terlanjur menaikan harga pada pertengahan November 2014 lalu.

"Gara-gara pemerintah naikan harga BBM tinggi, ya semua kena dampaknya. Sekarang diturunkan, tapi harga-harga sudah tinggi dan perlu waktu jika nanti turun," jelasnya.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah sudah menurunkan harga BBM dari Rp 8.500 menjadi Rp7.600 untuk jenis premium dan jenis Solar dari 7.500 menjadi Rp7.250 pada 1 Januari 2015 lalu.

Belum berjalan tiga pekan, Pemerintah kembali menurunkan harga premium dari 7.600 menjadi 6.600 dan jenis solar dari 7.250 menjadi 6.400 pada Senin, 19 Januari nanti.

"Ya semoga nanti lama-lama harga kebutuhan ikut turun," ujar Kardi, sapaan akrab Kardiono.
(dol)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga BBM Pertamina...
Harga BBM Pertamina Naik Mulai Maret 2026, Ini Daftar Terbarunya
3 Jenis BBM Pertamina...
3 Jenis BBM Pertamina Naik, Intip Perbandingan Harga dengan Shell, Vivo dan BP
BBM Nonsubsidi Naik...
BBM Nonsubsidi Naik Drastis per 18 April 2026, Mobil Premium dan Pajero-Fortuner Paling Boncos!
Pemanfaatan BBM Subsidi...
Pemanfaatan BBM Subsidi Selama Ini Dinilai Salahi Prinsip Keadilan
Kenaikan BBM Mendadak,...
Kenaikan BBM Mendadak, SPBU di Gunungkidul Pilih Tutup hingga Mesin Disesuaikan Harga
Harga BBM Naik, Isi...
Harga BBM Naik, Isi Tangki Full City Car Honda Brio Butuh Setengah Juta Rupiah
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Sumbagut: Antrean BBM di SPBU Mulai Terurai
18 menit yang lalu
Hutan Gundul, Cadangan...
Hutan Gundul, Cadangan Devisa Menguap! Mantan Menkeu Bongkar Patgulipat Ekspor Tambang
1 jam yang lalu
Dari Medan hingga Jakarta,...
Dari Medan hingga Jakarta, Keseruan Nobar Piala Dunia 2026 Bersama BRI Satukan Kita!
2 jam yang lalu
Jaga Pasokan BBM di...
Jaga Pasokan BBM di Sumut: Pertamina Tindak Mobil Tangki Nakal, Terminal dan SPBU Siaga 24 Jam
3 jam yang lalu
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos dalam Sepekan saat IHSG Melejit 4,42 Persen
4 jam yang lalu
IHSG Kembali ke Level...
IHSG Kembali ke Level 6 Ribuan usai Melesat 4,24%, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.749 Triliun
5 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved