Kementerian PDT Dorong Budidaya Jambu Kristal

Minggu, 18 Januari 2015 - 16:40 WIB
Kementerian PDT Dorong...
Kementerian PDT Dorong Budidaya Jambu Kristal
A A A
BOGOR - Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDT) mendorong budidaya komoditas buah jambu kristal di desa-desa.

Menteri PDT Marwan Jafar mengatakan salah satu contoh proyek pengembangan jambu kristal tersebut ada di Desa Cikarawang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

"Ini harus disosialisasikan ke seluruh Indonesia agar merata, agar banyak yang tahu. Desa ini hanya separuh proyek percontohan dalam rangka budidaya jambu kristal. Kalau dikembangkan bisa jadi komoditi nasional agar tidak impor buah," ujarnya di Bogor, Minggu (18/1/2015).

Marwan mengungkapkan meskipun sudah ada 17 provinsi yang memproduksi, tapi semuanya belum maksimal.

"Sosialisasi hanya maksimal di Bogor. Kalau kita bisa secara keseluruhan, bisa mandiri pangan. Cikarawang ini jadi desa yang sudah mandiri" jelasnya.

Setelah itu, Marwan masih lanjut memantau sawah yang ada di desa tersebut. "Saya sudah lama tidak ke sawah. Mau lihat-lihat. Jadi jambu kristal ini yang menarik," pungkasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Investasi Tepat Sasaran,...
Investasi Tepat Sasaran, Pertamina NRE Raup Dividen dari CREC Filipina
50 menit yang lalu
Purbaya soal Anggaran...
Purbaya soal Anggaran MBG: Saya Maunya Nol, Tapi Nggak Bisa Kan
59 menit yang lalu
BSSN, ABI dan PINTU...
BSSN, ABI dan PINTU Perkuat Sinergi Jamin Keamanan Transaksi Digital
2 jam yang lalu
IHSG Ambruk 4,55% dalam...
IHSG Ambruk 4,55% dalam Sepekan, Ini Saham-saham yang Cuan dan Boncos
4 jam yang lalu
Investor Saham Meningkat,...
Investor Saham Meningkat, Stockbit Andalkan Keamanan Berlapis
4 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000, Buyback Melesat Rp38.000 per Gram
5 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved