Indonesia Timur Sesuaikan Penurunan Harga Semen

Senin, 19 Januari 2015 - 01:20 WIB
Indonesia Timur Sesuaikan...
Indonesia Timur Sesuaikan Penurunan Harga Semen
A A A
MAKASSAR - Kebijakan pemerintah menurunkan harga semen Rp3.000 per sak yang berlaku mulai hari ini disikapi PT Semen Indonesia (SMI) dengan memberlakukan penyesuaian harga.

Perusahaan semen yang masuk dalam grup SMI, yakni PT Semen Gresik (Persero) Tbk (SMGR), PT Semen Padang dan PT Semen Tonasa, mengikuti keputusan pemerintah.

Di Sulawesi Selatan (Sulsel), manajemen Semen Tonasa, selaku distributor semen terbesar di Kawasan Indonesia Timur (KTI) telah melakukan penyesuaian harga dari sebelumnya ukuran 40 kg Rp43.000 per sak, turun menjadi Rp40.000 per sak. Begitu pula ukuran 50 kg dari harga Rp53.000 per sak menjadi Rp50.000 per sak

Direktur Utama PT Semen Tonasa, Unggul Attas mengatakan, penyesuaian harga sudah dilakukan sejak pekan lalu dan itu serentak di seluruh holding Semen Indonesia (SMI), makanya ketika ada lagi penetapan BBM turun harga yang berlaku tidak terpengaruh karena sudah dilakukan penyesuaian di awal.

“Turunnya harga semen tentunya diharapkan dapat meningkatkan permintaan di kisaran 7% sampai 8%, dari sebelumnya yang hanya di kisaran 3,5%," ujarnya, Minggu (18/1/2015).

Unggul menuturkan, ketika harga turun dipastikan pendapatan perusahaan akan terjun jika tidak diimbangi volume penjualan.

“Kami menjual semen 500 ribu ton per bulan dan diharapkan dengan turunnya harga, permintaan semen bisa meningkat sekitar 7% sampai 8%. Begitupun dengan target produksi dapat meningkat dikisaran 7 juta ton lebih,” terangnya.

Sementara itu, Ketua REI Sulsel Arief Mone mengaku, penurunan harga semen tidak berpengaruh signifikan terhadap harga rumah, apalagi dalam bisnis perumahan semen memberikan kontribusi hanya dikisaran 1% hingga 2% saja.

“Meski harga semen turun, namun komponen lainnya seperti material dan tanah tidak turun. Jadi, kami tetap tidak dapat mengoreksi harga rumah denga signifikan. Kalaupun, sebelumnya telah ada harga yang dinaikkan dalam penjualannya dipastikan hanya diberikan potongan kecil dalam bentuk diskon atau cashback,” tuturnya.

Disisi lain, Ketua Asosiasi Pekerja Bangunan Sulsel Sumijo mengungkapkan, harga semen turun menjadi kabar baik bagi pekerja bangunan, karena jumlah proyek yang dikerjakan tentu bertambah sebab orang mulai giat membangun.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sambut Lebaran, SIG...
Sambut Lebaran, SIG Salurkan 64.601 Paket Kebutuhan Pokok
SIG Hadirkan Layanan...
SIG Hadirkan Layanan Ready Mix Go to Retail Berbasis Online
Industri Semen di Indonesia...
Industri Semen di Indonesia Kelebihan Pasokan, Kemenperin Moratorium Investasi Baru
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
PT Semen Tonasa Pasang...
PT Semen Tonasa Pasang PLTS di Area Pabrik Tonasa 5
Tembus Pasar China dan...
Tembus Pasar China dan Malaysia, Semen Gresik Kerek Target Ekspor Klinker
Berita Terkini
BPDP dan RPN Dorong...
BPDP dan RPN Dorong UMKM Jadi Penggerak Hilirisasi Pangan Berbasis Sawit
27 menit yang lalu
AS-Iran Mendadak Gencatan...
AS-Iran Mendadak Gencatan Senjata, Harga Minyak Merosot Tajam hingga 5%
32 menit yang lalu
Rights Issue, cashUP...
Rights Issue, cashUP Siapkan Modal Baru untuk Perluasan Ekosistem Merchant
54 menit yang lalu
PLN EPI Dorong Standardisasi...
PLN EPI Dorong Standardisasi Biomassa, Efisiensi Rantai Pasok Jadi Penentu
1 jam yang lalu
Pengusaha Minta Transisi...
Pengusaha Minta Transisi Gubernur BI Berjalan Transparan dan Kredibel
1 jam yang lalu
Prioritaskan Lingkungan,...
Prioritaskan Lingkungan, PT Dairi Prima Mineral Pilih Tambang Bawah Tanah
1 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved