IHSG Diprediksi pada Kisaran 5.093-5.227
Senin, 19 Januari 2015 - 08:39 WIB
IHSG Diprediksi pada Kisaran 5.093-5.227
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari pertama pekan ini diprediksi memiliki peluang positif dan diprediksi akan bergerak pada kisaran 5.093-5.227.
"IHSG berpotensi melakukan rebound. Pada perdagangan hari ini, IHSG akan bergerak di kisaran support 5.093 dan resistance 5.227," kata analis teknikal Mandiri Sekuritas Ayyi Achmad Hidayah, Senin (19/1/2015).
Peluang penguatan tersebut didukung dari positifnya pasar saham Amerika Serikat (AS) akhir pekan lalu. Indeks Dow Jones Industrial Avg menguat sebesar 1,10%, sedangkan indeks S&P500 terapresiasi 1,34%.
Dari pasar Asia, pergerakan indeks utama regional dibuka melemah. Indeks Nikkei 225 (Jepang) turun 0,57%, sedangkan indeks KOSPI Composite (Korea Selatan) terkoreksi 0,10%.
Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas mengalami apresiasi. Harga minyak mentah WTI naik 4,82% ke level USD48,69 per barel, sedangkan harga emas Comex menguat 1,18% ke posisi USD1.277,90 per troi ons.
Dari dalam negeri, mulai hari ini pemerintah kembali menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dan solar.
Harga premium turun Rp1.000 menjadi Rp6.600 per liter, dari sebelumnya Rp7.600 per liter.Sementara harga solar dipangkas Rp850 menjadi Rp6.400 per liter, dari sebelumnya Rp7.250 per liter.
Selain BBM, pemerintah juga menurunkan harga semen dan elpiji 12 kg. Harga semen turun Rp3.000 per sak menjadi Rp51.000 (tingkat distributor), sedangkan harga elpiji 12 kg dipatok Rp129.000 per tabung.
"IHSG berpotensi melakukan rebound. Pada perdagangan hari ini, IHSG akan bergerak di kisaran support 5.093 dan resistance 5.227," kata analis teknikal Mandiri Sekuritas Ayyi Achmad Hidayah, Senin (19/1/2015).
Peluang penguatan tersebut didukung dari positifnya pasar saham Amerika Serikat (AS) akhir pekan lalu. Indeks Dow Jones Industrial Avg menguat sebesar 1,10%, sedangkan indeks S&P500 terapresiasi 1,34%.
Dari pasar Asia, pergerakan indeks utama regional dibuka melemah. Indeks Nikkei 225 (Jepang) turun 0,57%, sedangkan indeks KOSPI Composite (Korea Selatan) terkoreksi 0,10%.
Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas mengalami apresiasi. Harga minyak mentah WTI naik 4,82% ke level USD48,69 per barel, sedangkan harga emas Comex menguat 1,18% ke posisi USD1.277,90 per troi ons.
Dari dalam negeri, mulai hari ini pemerintah kembali menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dan solar.
Harga premium turun Rp1.000 menjadi Rp6.600 per liter, dari sebelumnya Rp7.600 per liter.Sementara harga solar dipangkas Rp850 menjadi Rp6.400 per liter, dari sebelumnya Rp7.250 per liter.
Selain BBM, pemerintah juga menurunkan harga semen dan elpiji 12 kg. Harga semen turun Rp3.000 per sak menjadi Rp51.000 (tingkat distributor), sedangkan harga elpiji 12 kg dipatok Rp129.000 per tabung.
(rna)
Lihat Juga :