Rupiah Awal Pekan Dibuka Melemah Tipis
Senin, 19 Januari 2015 - 10:05 WIB
Rupiah Awal Pekan Dibuka Melemah Tipis
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada awal pekan ini dibuka melemah tipis pasca efektifnya penurunan harga bahan bakar minyak (BBM), elpiji dan semen. Terkoreksinya rupiah di tengah menguatnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp12.612 per USD. Posisi ini memburuk 9 poin dibanding posisi penutupan hari sebelumnya di level Rp12.593 per USD.
Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg hari ini dibuka pada level Rp12.597 per USD. Posisi ini terdepresiasi 7 poin dibanding posisi penutupan Jumat (16/1/2015) di level Rp12.590 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik pada level Rp12.595 per USD. Posisi tersebut negatif 4 poin dibanding hari sebelumnya di Rp12.591 per USD.
Berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah hari ini berada di level Rp12.619 per USD. Posisi ini melemah 24 poin dibanding penutupan akhir pekan lalu di level Rp12.595 per USD.
Sementara IHSG pagi ini berhasil menguat tipis seiring dengan menguatnya mayoritas sektor saham. IHSG naik 6,32 poin atau 0,12% ke level 5.154,70.
Sektor yang menguat tertinggi adalah properti, yang naik 0,62%, diikuti tambang naik 0,62%. Sedangkan yang melemah sektor industri dasar, yang anjlok 1,41% dan manufaktur turun 0,15%.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp12.612 per USD. Posisi ini memburuk 9 poin dibanding posisi penutupan hari sebelumnya di level Rp12.593 per USD.
Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg hari ini dibuka pada level Rp12.597 per USD. Posisi ini terdepresiasi 7 poin dibanding posisi penutupan Jumat (16/1/2015) di level Rp12.590 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik pada level Rp12.595 per USD. Posisi tersebut negatif 4 poin dibanding hari sebelumnya di Rp12.591 per USD.
Berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah hari ini berada di level Rp12.619 per USD. Posisi ini melemah 24 poin dibanding penutupan akhir pekan lalu di level Rp12.595 per USD.
Sementara IHSG pagi ini berhasil menguat tipis seiring dengan menguatnya mayoritas sektor saham. IHSG naik 6,32 poin atau 0,12% ke level 5.154,70.
Sektor yang menguat tertinggi adalah properti, yang naik 0,62%, diikuti tambang naik 0,62%. Sedangkan yang melemah sektor industri dasar, yang anjlok 1,41% dan manufaktur turun 0,15%.
(rna)