Jonan Tolak Revisi Batas Bawah Tarif Pesawat 40%

Selasa, 20 Januari 2015 - 21:04 WIB
Jonan Tolak Revisi Batas...
Jonan Tolak Revisi Batas Bawah Tarif Pesawat 40%
A A A
JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan dengan tegas menolak permintaan DPR RI merevisi batas bawah tarif pesawat, low cost carrier (LCC) sebesar 40% dari batas atas tarif.

Jonan menyatakan dirinya akan tetap pada pendirian. Sebab, angka tersebut masih wajar.

"Saya tetap pada kajian saya. Dulu menteri sebelum saya menentukannya 50% dari batas atas. Terus saya turunkan 30% sebulan lalu. Ternyata kurs rupiah tidak menguat, saya naikan lagi jadi 40%," ujarnya di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Jakarta, Selasa (20/1/2015).

Dia meminta jangan membandingkan dengan maskapai asing.

"Itu kan 40% dari batas atas, lalu dibandingkan dengan maskapai South West. South West tidak jual di Jakarta. Denpasar-Jakarta segitu misalnya Rp400 ribu, tidak ada. Dia jualnya USD80 - USD90. Coba kalau dihitung kursnya berapa. Dirut Garuda malah minta batas atasnya dinaikan," tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengembalian Tiket Pesawat...
Pengembalian Tiket Pesawat dengan Voucher, Ini Kata Kemenhub
Harga Tiket Pesawat...
Harga Tiket Pesawat Mahal, Erick Thohir Sebut Kompleks, Tak Bisa Dilihat Simpel
Tiket Pesawat Masih...
Tiket Pesawat Masih Mahal, Kemenhub Dorong Pemda Kucurkan Subsidi
Tiket Pesawat Mahal,...
Tiket Pesawat Mahal, Ini 3 Langkah Kemenhub Stabilkan Harga
Upaya Kemenhub Stabilkan...
Upaya Kemenhub Stabilkan Harga Tiket Pesawat
Angkutan Laut Dibuka...
Angkutan Laut Dibuka 7 Juni, Kemenhub Minta Antisipasi New Normal
Berita Terkini
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
20 menit yang lalu
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
44 menit yang lalu
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
1 jam yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
1 jam yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
10 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
10 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved