Baru 10% Tenaga Kerja di Sulawesi dan Maluku Masuk BPJS

Rabu, 21 Januari 2015 - 22:03 WIB
Baru 10% Tenaga Kerja...
Baru 10% Tenaga Kerja di Sulawesi dan Maluku Masuk BPJS
A A A
MAKASSAR - Animo pekerja formal maupun non formal memanfaatkan layanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan di area Sulawesi dan Maluku (SUMA) masih minim. BPJS Ketenagakerjaan wilayah SUMA menyebutkan baru sekitar 10% tenaga kerja formal masuk sebagai peserta.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan wilayah SUMA, Kuswahyudi mengatakan, dari jumlah perusahaan beroperasi sebanyak 14.476 perusahaan, dengan total tenaga kerja sebanyak 3.619.993 terdiri dari 336.900 tenaga formal dan pekerja informal sebanyak 77.754 tenaga, tercatat baru sekitar 414.654 tenaga kerja tercover asuran BPJS atau sekitar 10% saja.

Jumlah pekerja tersebut, lanjut dia, tersebar di wilayah kerja delapan provinsi dengan 98 kabupaten kota yang ditopang dengan dukungan 8 kantor cabang serta 9 kantor cabang perintis. Dari jumlah itu, sekitar 60% berada di area Sulsel.

"Tahun ini, kami terus melakukan sosialisasi di sejumlah perusahaan untuk meningkatkan kesadaran mereka mendaftarkan pekerjanya. Selain itu, ditingkatkan kerja sama dengan pemerintah untuk menjadikan kepesertaan BPJS ketenagakerjaan sebagai syarat dalam mengurus sejumlah perizinan," ujarnya, Rabu (21/1/2015).

Menurut Kuswahyudi, demi menjangkau pekerja, tahun ini dilakukan ekspansi di beberapa daerah di Sulsel, seperti membuka kantor baru di Maros dan Pangkep. Tujuannya, untuk mendekatkan peserta dengan pemberi layanan.

Kuswahyudi mengungkapkan, tahun lalu jumlah kasus yang dibayarkan sebanyak 31.237 kasus dengan klaim sebesar Rp294 miliar dan rata-rata kasus perhari 130 kasus dengan pembayaran perhari Rp1,2 miliar.

Klaim tersebut dibayarkan untuk Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) mencapai Rp10,3 miliar, Jaminan Kematian (JK) sebesar Rp15,2 miliar dan Jaminan Hari Tua (JHT) sebesar Rp268 miliar lebih.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BPJS Kesehatan Jadi...
BPJS Kesehatan Jadi Syarat Berbagai Pelayanan Publik, Berikut Penjelasannya
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Berikan Kado Kemudahan Klaim Manfaat bagi PMI di Hari Migran Internasional
Target Cakupan BPJS...
Target Cakupan BPJS Ketenagakerjaan
Kerugian BPJS Ketenagakerjaan...
Kerugian BPJS Ketenagakerjaan Capai Rp20 Triliun, Kejagung Dalami Upaya Kesengajaan
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Dukung Grab dan Kementerian UMKM Hadirkan Bantalan Sosial Digital
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Komitmen Perkuat Relasi Media dan Masyarakat
Berita Terkini
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
16 menit yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
53 menit yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
1 jam yang lalu
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
1 jam yang lalu
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
2 jam yang lalu
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
2 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved