Freeport Khawatirkan Nasib Papua

Kamis, 22 Januari 2015 - 12:20 WIB
Freeport Khawatirkan...
Freeport Khawatirkan Nasib Papua
A A A
JAKARTA - PT Freeport Indonesia (PTFI) mengkhawatirkan nasib masyarakat Papua, jika izin ekspor dan operasional perusahaan dicabut.

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengancam akan membekukan izin ekspor Freeport, jika proses pembangunan pabrik pengolahan dan pemurnian mineral (smelter) tidak kunjung dilakukan.

"Kenapa ini tidak di speed up. Ini kan komitmen kalau tidak berjalan operasional, bagaimana dengan Papua itu sendiri?" ujar Presiden Direktur Freeport Indonesia Maroef Sjamsuddin di kantornya, Jakarta, Kamis (22/1/2015).

Dia mengatakan, saat ini ada sekitar 13.000 warga Papua yang bekerja di perusahaan tambang asal Amerika Serikat tersebut. Jika izin ekspor dicabut, pengangguran pasti akan mengancam para pekerja.

"Belum lagi yang sebagai kontraktor, saya jadi berpikiran kalau ini berhenti bagaimana nanti terjadi pengangguran. Dampak sosialnya, anak istrinya," tuturnya.

Mantan Wakil Kepala Badan Intelejen Negara (BIN) ini menegaskan, pihaknya tidak boleh memberikan beban tambahan kepada pemerintah dengan semakin besarnya angka pengangguran yang terjadi.

Kendati demikian, Maroef mengakui memang izin ekspor Freeport telah mendekati tenggat waktu, yaitu 25 Januari 2015. Dia juga mengapresiasi langkah Sudirman yang menyentilnya dengan ancaman tersebut. (Baca: Pemerintah Ancam Bekukan Izin Ekspor Freeport)

"Saya sangat menanggapi positif apa yang disampaikan Bapak Menteri ESDM untuk mengingatkan PTFI, bahwa izin ekspornya sudah sangat mendekati waktu," tandas dia.

(Baca: Freeport Akui Lamban Jalankan Komitmen dengan Pemerintah)
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Smelter Freeport di...
Smelter Freeport di Gresik Terbakar, Tim Gabungan Damkar Dikerahkan ke Lokasi
Smelter Manyar Jadi...
Smelter Manyar Jadi Titik Awal Integrasi Industri dan Lingkungan Hidup
Produksi Katoda Dimulai,...
Produksi Katoda Dimulai, Smelter PTFI Jadi Contoh Hilirisasi Pro-Rakyat
Tarif Impor AS Tak Guncang...
Tarif Impor AS Tak Guncang Smelter Nasional, Diversifikasi Ekspor Jadi Kunci Hilirisasi
PT Freeport Indonesia...
PT Freeport Indonesia Raih Pengakuan Global Esri untuk Inovasi dan Dampak Keberlanjutan
PTFI Perkuat Fondasi...
PTFI Perkuat Fondasi Ekonomi Papua Tengah, Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan lewat Investasi Jangka Panjang
Berita Terkini
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
40 menit yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
46 menit yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
1 jam yang lalu
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
1 jam yang lalu
Pupuk Kaltim Dorong...
Pupuk Kaltim Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Beragam Program TJSL
2 jam yang lalu
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
2 jam yang lalu
Infografis
Burung Elang Langka...
Burung Elang Langka yang Lama Hilang Terlihat Kembali di Papua
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved