Bank OCBC NISP Terbitkan Obligasi Rp3 Triliun

Sabtu, 24 Januari 2015 - 12:40 WIB
Bank OCBC NISP Terbitkan...
Bank OCBC NISP Terbitkan Obligasi Rp3 Triliun
A A A
JAKARTA - PT Bank OCBC NISP Tbk menerbitkan obligasi berkelanjutan I Tahap II Tahun 2015 dengan jumlah pokok sebesar Rp3 triliun. Obligasi ini diterbitkan dalam tiga seri, yaitu Seri A dengan tenor 370 hari dan indikasi bunga 9,00% per tahun, Seri B dengan tenor 2 tahun dan indikasi bunga 9,40%, dan Seri C bertenor 3 tahun dengan indikasi bunga 9,80% per tahun, di mana pembayaran bunga akan dilaksanakan setiap tiga bulan sekali.

Presiden Direktur Bank OCBC NISP Parwati Surjaudaja mengatakan, hal tersebut merupakan kelanjutan dari obligasi yang telah diterbitkan pada 2013. ”Kami berharap, penerbitan obligasi berkelanjutan I Tahap II ini juga mendapat respons positif dari para by safeweb">investor seperti pada tahap I. Dana ini untuk mendukung ekspansi usaha tahun ini,” ujar Parwati dalam keterangan tertulisnya kemarin.

Dia mengatakan, pendanaan yang diperoleh dari Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2015 ini, setelah dikurangi dengan biayabiaya emisi, seluruhnya akan digunakan perseroan untuk pertumbuhan usaha dalam bentuk penyaluran kredit. Dalam rangka penerbitan obligasi berkelanjutan ini, PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) dan PT Fitch Ratings Indonesia telah memberikan peringkat instrumen AAA idn (triple A).

Bank OCBC NISP juga didukung oleh PT Indo Premier Securities, PT Mandiri Sekuritas, PT NISP Sekuritas, PT OCBC Sekuritas Indonesia, PT RHB OSK Securities Indonesia, dan PT Trimegah Securities Tbk sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi. Bank OCBC NISP per 30 September 2014 memiliki aset Rp109,06 triliun dan laba bersih Rp942 miliar.

Bank OCBC NISP juga senantiasa menjalankan prinsip kehati-hatian sehingga tingkat rasio kredit bermasalah/nonperforming loan (NPL) bersih tetap berada pada level rendah 0,7%, jauh di bawah batas maksimal Bank Indonesia yang sebesar 5%. Kinerja keuangan perseroan juga dalam kisaran positif, termasuk kecukupan modal/capital adequacy ratio (CAR) pada 19,1%, net interest margin (NIM) 4,1%, return on equity (ROE) 9,2%, dan return on assets (ROA) 1,7%.

Pada periode yang sama Bank OCBC NISP membukukan dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp 79,5 triliun. Bank juga secara aktif menjalankan fungsi intermediasinya yang tecermin dari tingginya LDR (loan to deposit ratio ) sebesar 83,6%.

Hafid fuad
(bbg)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
4 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
4 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
5 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
5 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
6 jam yang lalu
Infografis
5 Bank BUMN Diguyur...
5 Bank BUMN Diguyur Rp200 Triliun, Segini Rincian Porsinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved