Freeport Akan Kembangkan Tambang Bawah Tanah di Papua

Minggu, 25 Januari 2015 - 18:43 WIB
Freeport Akan Kembangkan...
Freeport Akan Kembangkan Tambang Bawah Tanah di Papua
A A A
JAKARTA - PT Freeport Indonesia berencana investasi sebesar USD15 miliar atau setara Rp187,5 triliun (kurs Rp12.500) di Papua. Dana ini untuk mengembangkan tambang bawah tanah (underground mining) di sana.

Presiden Direktur Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin mengatakan, dana ini merupakan investasi tambahan perusahaan tambang besar asal Amerika Serikat (AS).

"Kami akan tanamkan sekitar USD15 miliar untuk proyek ini. Ini juga merupakan bentuk komitmen kami prioritas pada Papua dan memberikan nilai tambah kepada bangsa dan negara ini," ujar Maroef di Kementerian ESDM, Jakarta, Minggu (25/1/2015).

Maroef menambahkan, Freeport Indonesia juga akan merealisasikan pembangunan smelter senilai USD2,3 miliar di Gresik, Jawa Timur dan telah bekerja sama dengan Mitsubishi Materials Corp dalam pembangunan proyek tersebut.

"Kami gandeng juga Mitsubishi Materials Corp untuk memproses 1 juta ton konsentrat per tahun. Ke depan akan menjadi 2 juta per tahun. Kalau tahun ini smelter bisa terealisasi, mencapai 3 juta ton," pungkasnya.

(Baca: Ini Alasan Izin Operasi Freeport Diperpanjang 6 Bulan)
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Smelter Freeport di...
Smelter Freeport di Gresik Terbakar, Tim Gabungan Damkar Dikerahkan ke Lokasi
Smelter Manyar Jadi...
Smelter Manyar Jadi Titik Awal Integrasi Industri dan Lingkungan Hidup
Produksi Katoda Dimulai,...
Produksi Katoda Dimulai, Smelter PTFI Jadi Contoh Hilirisasi Pro-Rakyat
Tarif Impor AS Tak Guncang...
Tarif Impor AS Tak Guncang Smelter Nasional, Diversifikasi Ekspor Jadi Kunci Hilirisasi
PT Freeport Indonesia...
PT Freeport Indonesia Raih Pengakuan Global Esri untuk Inovasi dan Dampak Keberlanjutan
PTFI Perkuat Fondasi...
PTFI Perkuat Fondasi Ekonomi Papua Tengah, Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan lewat Investasi Jangka Panjang
Berita Terkini
Dirut Himbara Dikumpulin...
Dirut Himbara Dikumpulin Dasco Bersama Mensesneg, Bahas Apa?
5 menit yang lalu
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
12 menit yang lalu
555 Angkatan Pertama...
555 Angkatan Pertama PNS Otorita IKN Resmi Dilantik, Basuki: Bangun Ibu Kota Nusantara Tak Gampang
30 menit yang lalu
Diwarnai Penguatan 307...
Diwarnai Penguatan 307 Saham, IHSG Dibuka Berbalik Menghijau ke 5.344
1 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Turun Lagi Rp10 Ribu per Gram, Saatnya Beli Bunda?
2 jam yang lalu
Impor Energidari 41...
Impor Energidari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia:Kami Cari yang Paling Murah!
2 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved