Ekonom Pesimis Pertumbuhan Ekonomi RI Capai 5,8%

Senin, 26 Januari 2015 - 14:11 WIB
Ekonom Pesimis Pertumbuhan...
Ekonom Pesimis Pertumbuhan Ekonomi RI Capai 5,8%
A A A
JAKARTA - Ekonom Standard Chartered Bank Eric Sugandi mengatakan, target pertumbuhan ekonomi pemerintah hingga 5,8% sulit tercapai, sebab Bank Indonesia (BI) masih melakukan tight policy.

"Menurut perkiraan kami sekitar 5,2%, sebab pembangunan infrastruktur cukup baik bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Namun, 5,8% berat lantaran BI masih melakukan tight policy," katanya di JW Marriot Hotel, Jakarta, Senin (26/1/2015).

Kendati demikian, sambutan Menteri Keuangan Bambang Brojonegoro dalam Global ‎Research Briefing di Jakarta yang mengatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia 5,8% merupakan target realistis. Sebab alokasi anggaran untuk pembangunan infrastruktur sudah sangat besar.

Dia mengatakan, pemerintah mengalokasikan sekitar Rp155 triliun untuk infrastruktur dan pengentasan kemiskinan. Untuk pertama kalinya, anggaran infrastruktur Indonesia lebih tinggi dari anggaran energi.

"Dengan anggaran baru itu, ekonomi akan tumbuh 5,6%-5,8% tahun ini. Meski risiko konsumsi PDB akan stabil dan ekspor komoditas internasional tidak bisa diharapkan," papar Eric.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Kembali Dipangkas
BI Proyeksikan Ekonomi...
BI Proyeksikan Ekonomi RI Tumbuh 4,7 Persen hingga 5,5 Persen di 2025
Prospek Bisnis Seiring...
Prospek Bisnis Seiring Pertumbuhan Ekonomi RI
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Berita Terkini
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
12 menit yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
1 jam yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
10 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
10 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
10 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
10 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved