Bank DKI Kembangkan Fitur JakCard

Selasa, 27 Januari 2015 - 10:25 WIB
Bank DKI Kembangkan...
Bank DKI Kembangkan Fitur JakCard
A A A
JAKARTA - PT Bank DKI menggandeng PT Bank Central Asia Tbk (BCA) untuk mengembangkan layanan fitur JakCard. Perseroan akan menggunakan platform Flazz Card sehingga JakCard akan dapat dipergunakan di 45.000 merchant se-Indonesia meliputi transportasi, parkir, ritel, supermarket, dan sebagainya.

Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono menuturkan, kesepakatan ini didasarkan keinginan dari Bank DKI dan BCA untuk senantiasa mendukung program Cashless Society di Indonesia. Bank DKI dan BCA ingin memberikan kontribusi yang nyata dalam melayani masyarakat dengan smartcard.

Selanjutnya kesepakatan ini akan diimplementasikan segera setelah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa keuangan. “Kami upayakan agar secepatnya kartu JakCard Flazz ini bisa segera digunakan oleh masyarakat dan nasabah Bank DKIN,” ujar Eko di Jakarta kemarin. Menurut dia, pengguna Kartu JakCard eksisting yang sudah beredar akan diarahkan untuk melakukan penggantian dengan kartu JakCard berbasis Flazz Card.

Namun, dalam tahap awal kerja sama ini baru dipasarkan kartu baru JakCard- Flazz sehingga bagi nasabah yang ingin memiliki kartu ini bisa mendapatkannya di outlet penjualan. “Nasabah Bank DKI pengguna JakCard berbasis Flazz Card ini juga dapat melakukan top up di outlet Flazz Card, top up dengan kartu Debit Bank BCA dan dengan kartu Debit Bank DKI,” katanya.

Saat ini jumlah pengguna JakCard tercatat sekitar 187.000 pengguna aktif dengan jumlah transaksi mencapai 2,2 juta kali transaksi per tahun dengan nilai transaksi kurang lebih Rp7 miliar setahun.

Rakhmat baihaqi
(bbg)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
Ruang Kenaikan IHSG...
Ruang Kenaikan IHSG Diprediksi Terbatas Pekan Depan ke Level 5.900, Ini Sebabnya
12 menit yang lalu
Kemenkeu Bidik Raup...
Kemenkeu Bidik Raup Rp32 Triliun lewat Lelang Surat Utang Negara
1 jam yang lalu
Lanjutkan Tren Swasembada...
Lanjutkan Tren Swasembada Pangan RI, Mentan: Sudah 8 Komoditas, Tinggal Tiga Belum
1 jam yang lalu
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
3 jam yang lalu
Pakar Ungkap Kalkulasi...
Pakar Ungkap Kalkulasi Soal Alasan Harga Pertamax Belum Turun
5 jam yang lalu
Peneliti: Manfaat Ekonomi...
Peneliti: Manfaat Ekonomi Digital Lebih Banyak Dinikmati sebagai Konsumsi
7 jam yang lalu
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved