Sembilan Sektor Menguat, IHSG Rebound ke 5.277
Selasa, 27 Januari 2015 - 16:12 WIB
Sembilan Sektor Menguat, IHSG Rebound ke 5.277
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari kedua pekan ini berhasil balik arah menguat (rebound) setelah siang tadi sempat melemah. IHSG menguat 17,13 poin atau 0,33% ke level 5.277,15.
IHSG pagi tadi dibuka balik arah ke zona hijau didukung sentimen positif dari Wall Street semalam. IHSG menguat 7,22 poin atau 0,14% ke level 5.267,25, namun pada akhir sesi I tergelincir ke level Rp5.253,90
Sementara IHSG kemarin ditutup anjlok 63,86 poin atau 1,20% ke level 5.260,02. Pelemahan tersebut di tengah variatifnya bursa Asia. Sore ini, bursa Asia berakhir variatif.
Indeks Hang Seng anjlok 102,62 poin atau 0,41% ke 24.807,28; indeks Straits Times naik 18,02 poin atau 0,53% ke 3.416,54; indeks Shanghai melemah 30,22 poin atau 0,89% ke 3.352,96; dan indeks Nikkei 225 melonjak 29,78 poin atau 1,72% ke 17.768,30.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp6,27 triliun dengan 5,02 miliar saham diperdagangkan dan transaksi beli asing Rp623,58 miliar. Tercatat 196 saham naik, 112 saham melemah dan 93 saham stagnan.
Sektor saham hari ini ditutup hampir semuanya positif. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah tambang yang menguat 1,36%, diikuti perkebunan naik 1,21%. Sedangkan yang melemah hanya aneka industri yang turun 2,03%.
Adapun saham yang menguat, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp700 menjadi Rp57.800, PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) menguat Rp170 menjadi Rp3.600, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik Rp75 menjadi Rp6.175.
Sementara saham yang anjlok, di antaranya PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) turun Rp300 menjadi Rp15.300, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp525 menjadi Rp23.500, dan PT Astra International Tbk (ASII) susut Rp250 menjadi Rp7.775.
(Baca: IHSG Berakhir Tergelincir 6 Poin ke Level 5.253,90)
IHSG pagi tadi dibuka balik arah ke zona hijau didukung sentimen positif dari Wall Street semalam. IHSG menguat 7,22 poin atau 0,14% ke level 5.267,25, namun pada akhir sesi I tergelincir ke level Rp5.253,90
Sementara IHSG kemarin ditutup anjlok 63,86 poin atau 1,20% ke level 5.260,02. Pelemahan tersebut di tengah variatifnya bursa Asia. Sore ini, bursa Asia berakhir variatif.
Indeks Hang Seng anjlok 102,62 poin atau 0,41% ke 24.807,28; indeks Straits Times naik 18,02 poin atau 0,53% ke 3.416,54; indeks Shanghai melemah 30,22 poin atau 0,89% ke 3.352,96; dan indeks Nikkei 225 melonjak 29,78 poin atau 1,72% ke 17.768,30.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp6,27 triliun dengan 5,02 miliar saham diperdagangkan dan transaksi beli asing Rp623,58 miliar. Tercatat 196 saham naik, 112 saham melemah dan 93 saham stagnan.
Sektor saham hari ini ditutup hampir semuanya positif. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah tambang yang menguat 1,36%, diikuti perkebunan naik 1,21%. Sedangkan yang melemah hanya aneka industri yang turun 2,03%.
Adapun saham yang menguat, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp700 menjadi Rp57.800, PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) menguat Rp170 menjadi Rp3.600, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik Rp75 menjadi Rp6.175.
Sementara saham yang anjlok, di antaranya PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) turun Rp300 menjadi Rp15.300, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp525 menjadi Rp23.500, dan PT Astra International Tbk (ASII) susut Rp250 menjadi Rp7.775.
(Baca: IHSG Berakhir Tergelincir 6 Poin ke Level 5.253,90)
(rna)
Lihat Juga :