Mal di Daerah Semakin Menggeliat

Rabu, 28 Januari 2015 - 12:25 WIB
Mal di Daerah Semakin...
Mal di Daerah Semakin Menggeliat
A A A
Pembangunan kawasan ritel atau mal di luar wilayah Jabodetabek agaknya semakin diperhitungkan oleh para developer. Sejak tiga sampai lima tahun terakhir, mal menjadi tren yang menarik dan bahkan semakin ramai didirikan.

Menurut pengamat properti dari Savills PCI, Anton Sitorus, saat ini bukan hanya hunian yang menjadi kebutuhan para penduduk. Populasi penduduk yang semakin padat, kesejahteraan meningkat, ditambah gaya hidup yang kian tinggi serta adanya peralihan aktivitas belanja dari tradistional market ke modern market, menjadi alasan mengapa ritel atau mall sangat dibutuhkan di daerah, utamanya di kota-kota besar di Indonesia.

Apalagi, belakangan memang banyak developer yang juga memainkan investasi mereka di ranah properti ritel atau mall. Anton berpendapat, bukan tidak mungkin bila mal yang ada di daerah pertumbuhannya akan seperti yang ada di Jakarta. Misalnya, letak dua mal yang bersebelahan atau berseberangan.

“Di wilayah yang cukup padat penduduk, tingkat ekonominya cukup baik, peluangnya bagus hingga menumbuhkan kebutuhan yang sangat besar. Tentulah akan sangat berpotensi bila nanti semakin menggeliat dan mewabah,” kata Anton. Apalagi, lanjut Anton, pembangunan ritel atau mal biasanya memiliki pangsa pasar yang berbeda. “Dan, ini yang menjadikan mal terus bertumbuh,” imbuhnya.

Pertumbuhan itu antara lain diperlihatkan oleh pengembang PT Borneo Inti Graha dengan membangun Big Mall Samarinda, Kalimantan Timur. Mal ini berada di dalam area pengembangan Samarinda Global City yang memiliki luas 6,7 hektare di kawasan Untung Suropati, Sungai Kujang, Samarinda.

Dibangun dengan luasan yang mencapai 200.000 meter persegi, mal tersebut telah dipenuhi oleh 33 peritel. Dan, nanti juga akan dipenuhi oleh 19 peritel lain yang sedang dalam proses fitting out dan buka pada kuartal I 2015. Menurut General Manager Big Mall Samarinda Purhandoko, mal ini juga akan dipadati oleh peritel lain yang merupakan peritel lokal kelas UKM (usaha kecil menengah).

Serta, akan masuk pula beberapa peritel berskala besar dengan merek internasional populer lain dari bidang fashion, food and beverage, hingga gym. Big Mall memang bukan mal pertama yang ada di Samarinda, tetapi diyakini mal ini akan menjadi mal yang paling besar di Ibukota Kalimantan Timur tersebut.

Bukan hanya Samarinda, Pangkal Pinang, Ibukota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, juga akan dimasuki mal. Provident Development Indonesia berencana membangun Papinka Mall di wilayah tersebut. Tiang pancangnya pun sudah mulai ditancapkan pada Jumat pekan lalu.

Mal yang merupakan pusat perbelanjaan modern pertama di Pangkal Pinang ini diharapkan oleh Chief Executive Officer Provident Development Indonesia Felix S Hasamin akan menjadi pusat belanja yang bertumbuh besar dan mampu memenuhi kebutuhan penduduk yang jumlahnya mencapai 330.000 jiwa. Dengan begitu, mereka tidak perlu lagi menyeberang ke Palembang, Sumatera Selatan, untuk berbelanja kebutuhan pakaian, sepatu, hingga aksesori.

Papinka Mall yang merupakan pusat perbelanjaan kelas menengah seluas 80.000 meter persegi merupakan bagian dari pengembangan superblok yang dibangun di atas lahan seluas 25 hektare. Pembangunan mal yang mengalokasikan dana investasi senilai Rp300 miliar ini direncanakan bakal dipercepat dan dijadwalkan mulai beroperasi pada akhir 2016.

Rehdian Khartika
(ftr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
5 Pengusaha Properti...
5 Pengusaha Properti Dunia Terkaya
Re/Max Solusi Ajak Generasi...
Re/Max Solusi Ajak Generasi Muda Terlibat dan Investasi Properti
Properti Pulih Lebih...
Properti Pulih Lebih Cepat, Daya Beli Bangkit Lebih Kuat
Diskusi Bedah Potensi...
Diskusi Bedah Potensi Properti di tahun 2022
Pameran Properti di...
Pameran Properti di Surabaya Dorong Gairah Pasar Hunian Awal 2026
7 Alasan Kenapa Harus...
7 Alasan Kenapa Harus Memilih Investasi Properti
Berita Terkini
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
1 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
1 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
1 jam yang lalu
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
1 jam yang lalu
Pupuk Kaltim Dorong...
Pupuk Kaltim Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Beragam Program TJSL
2 jam yang lalu
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
3 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved