Susi Kagum Australia Hasilkan Rp70 T dari Maritim
Jum'at, 30 Januari 2015 - 11:56 WIB
Susi Kagum Australia Hasilkan Rp70 T dari Maritim
A
A
A
JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengaku kagum terhadap negara tetangga, Australia yang dapat menjaga nilai potensi lautnya.
Dengan kebijakan Great Barrier Reef, Australia menjaga laut yang hanya sepersepuluh dari wilayah laut Indonesia dan menghasilkan Rp70 triliun dari sektor maritim.
"(Hasil maritim Austrasil) sebesar Rp70 triliun, padahal hanya sepersepuluh laut kita karena mereka menjaga lautnya," ujarnya di Gedung KKP, Jakarta, Jumat (30/1/2015).
Susi menuturkan, Australia bisa melakukan hal tersebut karena menerapkan kebijakan yang mengutamakan keberlanjutan serta tidak sembarangan melakukan penangkapan biota laut.
"Pasalnya, konservasi laut dan hasil laut harus mencapai 70% dalam lima tahun ke depan. Saat ini, konservasi untuk stok laut sangat kurang di Indonesia, yaitu hanya sekitar 20% saja," ungkap dia.
Karena itu, Susi berharap agar konservasi dan stok ikan di laut harus dijaga, sehingga dapat menghasilkan lebih banyak pendapatan dari sektor maritim, yang menjangkau dua per tiga wilayah Indonesia.
Dengan kebijakan Great Barrier Reef, Australia menjaga laut yang hanya sepersepuluh dari wilayah laut Indonesia dan menghasilkan Rp70 triliun dari sektor maritim.
"(Hasil maritim Austrasil) sebesar Rp70 triliun, padahal hanya sepersepuluh laut kita karena mereka menjaga lautnya," ujarnya di Gedung KKP, Jakarta, Jumat (30/1/2015).
Susi menuturkan, Australia bisa melakukan hal tersebut karena menerapkan kebijakan yang mengutamakan keberlanjutan serta tidak sembarangan melakukan penangkapan biota laut.
"Pasalnya, konservasi laut dan hasil laut harus mencapai 70% dalam lima tahun ke depan. Saat ini, konservasi untuk stok laut sangat kurang di Indonesia, yaitu hanya sekitar 20% saja," ungkap dia.
Karena itu, Susi berharap agar konservasi dan stok ikan di laut harus dijaga, sehingga dapat menghasilkan lebih banyak pendapatan dari sektor maritim, yang menjangkau dua per tiga wilayah Indonesia.
(rna)
Lihat Juga :