BNI Syariah Perkirakan Dana Aset Turun Jadi 16,5%

Sabtu, 31 Januari 2015 - 20:39 WIB
BNI Syariah Perkirakan...
BNI Syariah Perkirakan Dana Aset Turun Jadi 16,5%
A A A
JAKARTA - Direktur Utama BNI Syariah Dinno Indiano memperkirakan pertumbuhan dana aset perseroan pada 2015 mencapai 16,5% atau lebih rendah dibanding realisasi pertumbuhan aset tahun lalu, yang mencapai 32,52%.

"Untuk 2015, kita mencanangkan untuk aset tumbuh 16,5%," ujar Dinno dalam pemaparan Kinerja BNI Syariah di Gedung Tempo Pavilion, Jakarta, Sabtu (31/1/2015).

Menurutnya, target pertumbuhan aset 2015 yang lebih rendah dibanding target tahun lalu lantaran pertumbuhan DPK (dana pihak ketiga) yang dipastikan berkurang dari 41% pada 2014, menjadi 16,4% pada 2015.

Penurunan DPK pada tahun ini lantaran BNI Syariah tidak lagi menerima dana limpahan haji yang sebagian besar masuk pada 2014.

"DPK kita pada 2015 akan tumbuh 16,4% dari pertumbuhan 41% pada 2014, sebab sudah tidak ada dana haji. Jadi, yang ada hanya pemindahan dana haji dari setoran‎‎," tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah Target Bank...
Pemerintah Target Bank Syariah Indonesia Tbk Masuk Top 10 Dunia
Transaksi Volume BNI...
Transaksi Volume BNI iB Hasanah Card Capai Rp895,2 Miliar
BNI Syariah Salurkan...
BNI Syariah Salurkan Pembiayaan Wakaf Pertama dengan Agunan Imbal Hasil CWLS
Satu Dekade Berhasanah,...
Satu Dekade Berhasanah, BNI Syariah Berikan Promo Menarik untuk Nasabah
Tiga Bank Syariah Milik...
Tiga Bank Syariah Milik Pemerintah Satukan Kekuatan
Dana Haji di BNI Syariah...
Dana Haji di BNI Syariah Sudah Ada Rp3,4 Triliun
Berita Terkini
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
51 menit yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
2 jam yang lalu
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
3 jam yang lalu
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
5 jam yang lalu
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
6 jam yang lalu
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
7 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved