Sudirman Terus Desak Freeport Bangun Smelter di Papua
Selasa, 03 Februari 2015 - 15:55 WIB
Sudirman Terus Desak Freeport Bangun Smelter di Papua
A
A
A
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said menegaskan, pemerintah terus mendesak PT Freeport Indonesia untuk membangun smelter di Papua.
Menurutnya, pembangunan smelter ini sebagai implementasi dari UU Minerba Nomor 4 tahun 2009.
"Walaupun pemerintah belum memutuskan apa-apa, tapi saya selalu menekankan bahwa smelter harus dibangun di dekat area produksi. Mereka harus bangun smelter di area operasi (Papua)," katanya di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (3/2/2015).
Sudirman juga mengatakan bahwa, pemerintah telah memberikan beberapa pilihan kepada Freeport Indonesia dalam merealisasikan pembangunan smelter, namun karena masalah listrik yang kurang memadai di timur Indonesia, maka pembangunannya akan mengalami pemunduran.
Selain itu, Freeport juga telah menunjuk lokasi pembangunan smelter di Gresik. Namun, Sudirman tetap mendorong agar Freeport membangun smelter di Papua.
"Kita akan terus dorong dan cari cara agar Freeport bangun smelter di Papua. Pada akhirnya harus ada kompromi kan," ungkap dia.
Bahkan, Sudirman mengaku bahwa pemerintah tidak memberikan opsi apapun soal pembangunan smelter di dua lokasi antara Gresik dan Papua. Hal ini juga berkaitan dengan keekonomian dan investasi.
Karena itu, pembangunan smelter di Papua sudah tidak bisa ditawar-tawar lagi oleh Freeport Indonesia.
"Kemarin sesudah ketemu Pak Presiden, saya sudah bilang bahwa tidak ada tawar-menawar soal smelter dan harus segera dibangun. Saya pikir itu akan disambut baik oleh Freeport," pungkasnya.
Menurutnya, pembangunan smelter ini sebagai implementasi dari UU Minerba Nomor 4 tahun 2009.
"Walaupun pemerintah belum memutuskan apa-apa, tapi saya selalu menekankan bahwa smelter harus dibangun di dekat area produksi. Mereka harus bangun smelter di area operasi (Papua)," katanya di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (3/2/2015).
Sudirman juga mengatakan bahwa, pemerintah telah memberikan beberapa pilihan kepada Freeport Indonesia dalam merealisasikan pembangunan smelter, namun karena masalah listrik yang kurang memadai di timur Indonesia, maka pembangunannya akan mengalami pemunduran.
Selain itu, Freeport juga telah menunjuk lokasi pembangunan smelter di Gresik. Namun, Sudirman tetap mendorong agar Freeport membangun smelter di Papua.
"Kita akan terus dorong dan cari cara agar Freeport bangun smelter di Papua. Pada akhirnya harus ada kompromi kan," ungkap dia.
Bahkan, Sudirman mengaku bahwa pemerintah tidak memberikan opsi apapun soal pembangunan smelter di dua lokasi antara Gresik dan Papua. Hal ini juga berkaitan dengan keekonomian dan investasi.
Karena itu, pembangunan smelter di Papua sudah tidak bisa ditawar-tawar lagi oleh Freeport Indonesia.
"Kemarin sesudah ketemu Pak Presiden, saya sudah bilang bahwa tidak ada tawar-menawar soal smelter dan harus segera dibangun. Saya pikir itu akan disambut baik oleh Freeport," pungkasnya.
(izz)
Lihat Juga :