Keputusan Pembangunan Smelter di Papua Pekan Depan
Jum'at, 06 Februari 2015 - 13:24 WIB
Keputusan Pembangunan Smelter di Papua Pekan Depan
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah akan memutuskan kepastian PT Freeport Indonesia membangun smelter di Papua pekan depan. Rencananya, Menteri ESDM Sudirman Said akan menyambangi langsung lokasi yang akan dibangung smelter di Papua.
"Keputusan soal smelter akan kita tengok ke lokasi di Papua pekan depan," jelasnya di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (6/2/2015).
Dia mengatakan, peninjauan lokasi ini untuk menengok langsung lokasi dan kondisi pembangunan smelter di wilayah tersebut. Terlebih, Gubernur Papua Lukas Enembe mengatakan bahwa lokasi pembangunan smelter sudah disiapkan.
Bahkan, infrastruktur, pembangkit listrik, hingga akses Jalan telah siap. "Kalau kecenderungan di lokasi ideal akan bangun di sana, daripada angkut mineral setengah jadi ke Gresik. Minggu depan kita putuskan," terangnya.
Sementara, Lukas Anambe menuturkan bahwa jika smelter jadi dibangun di wilayahnya tersebut, maka akan memberikan efek sangat luar biasa bagi perekonomian di daerah.
"Pekan depan keputusan smelter itu. Membangun smelter bisa mendorong multiplier di sekitar wilayah itu," kata Lukas.
Sekadar informasi, Freeport telah menandatangani nota kesepahaman dengan PT Petrokimia Gresik terkait pembangunan smelter. Rencananya Freeport akan menyewa lahan milik Petrokimia seluas 80 hektare (ha), dengan kapasitas 500 ribu tembaga katoda.
"Keputusan soal smelter akan kita tengok ke lokasi di Papua pekan depan," jelasnya di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (6/2/2015).
Dia mengatakan, peninjauan lokasi ini untuk menengok langsung lokasi dan kondisi pembangunan smelter di wilayah tersebut. Terlebih, Gubernur Papua Lukas Enembe mengatakan bahwa lokasi pembangunan smelter sudah disiapkan.
Bahkan, infrastruktur, pembangkit listrik, hingga akses Jalan telah siap. "Kalau kecenderungan di lokasi ideal akan bangun di sana, daripada angkut mineral setengah jadi ke Gresik. Minggu depan kita putuskan," terangnya.
Sementara, Lukas Anambe menuturkan bahwa jika smelter jadi dibangun di wilayahnya tersebut, maka akan memberikan efek sangat luar biasa bagi perekonomian di daerah.
"Pekan depan keputusan smelter itu. Membangun smelter bisa mendorong multiplier di sekitar wilayah itu," kata Lukas.
Sekadar informasi, Freeport telah menandatangani nota kesepahaman dengan PT Petrokimia Gresik terkait pembangunan smelter. Rencananya Freeport akan menyewa lahan milik Petrokimia seluas 80 hektare (ha), dengan kapasitas 500 ribu tembaga katoda.
(izz)
Lihat Juga :