Gunakan Kapal Sendiri Perkuat Kinerja Pertamina

Senin, 09 Februari 2015 - 11:35 WIB
Gunakan Kapal Sendiri...
Gunakan Kapal Sendiri Perkuat Kinerja Pertamina
A A A
JAKARTA - Sejumlah kalangan menilai langkah PT Pertamina (persero) melakukan penghematan melalui optimilasasi penggunaan kapal milik sendiri akan memperkuat kinerja perseroan.

"Pertamina dengan mengoptimalkan penggunaan kapal sendiri dengan sistem perdagangan free on board (FOB) sangat positif, menguntungkan Pertamina dan memperkuat kinerja Pertamina," kata kata Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Sofyano Zakaria di Jakarta, Senin (9/2/2015).

Menurut dia, Pertamina harus lebih kreatif dalam melalukan terobosan bisnis di sektof hilir. Dia mencontohkan, penjualan pelumas untuk kendaraan bermotor di dalam negeri bisa menjadi ladang bisnis besar bagi pertamina.

Paling tidak, kata dia, tersedia potensi pasar sebesar 500 ribu kiloliter (kl) pelumas/tahun. Ini peluang pasar pelumas kendaraan bermotor.

"Jika pertamina menguasai 50%, ini bisa mendongkrak laba pertamina. Kuncinya Pertamina harus kreatif, berpikir cerdas dan kerja keras untuk cari peluang baru di sektor hilir," kata dia.

Vice President Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir mengatakan, pihaknya sedang menggencarkan program marketing and operation excellence sebagai respon dari situasi industri migas dunia yang sedang mengalami turbulensi karena penurunan harga minyak dunia.

"Salah satu sasarannya, kita melihat peluang penghematan dengan optimalisasi pemanfaatan kapal-kapal milik yang didukung dengan kebijakan perubahan pola pembelian impor dari semula cost and freight (CIF) menjadi FOB, baik untuk BBM, elpiji maupun minyak mentah," ujarnya.

Ali mengatakan, dengan semakin banyak kapal milik yang digunakan untuk mengangkut kargo impor akan sejalan dengan strategi menuju world class shipping.

Dengan demikian, kapal milik Pertamina mendapatkan standard dan klasifikasi Internasional, sehingga dapat berlayar ke pelabuhan mana saja di dunia, seperti Pertamina Gas 1, Pertamina Gas 2, MT Gunung Geulis, MT Gamsunoro, dan MT Gamkonora.

Saat ini, Pertamina mengoperasikan 64 kapal milik dari total sekitar 200-an kapal untuk mengangkut minyak mentah, BBM, dan elpiji. Manajemen Pertamina telah menargetkan untuk sedikitnya menguasai sekitar 90 unit kapal milik untuk mendukung efisiensi biaya pengangkutan minyak mentah, BBM, dan elpiji agar lebih kompetitif.

Selain optimalisasi, penggunaan kapal milik, menurut Ali, beberapa agenda telah disiapkan dalam kerangka shipping excellence, yaitu optimalisasi penggunaan jumlah kapal yang dioperasikan, rekomposisi tipe dan kontrak kapal sewa, pengurangan konsumsi bunker pada kapal sewa.

"Selanjutnya melakukan konversi kapal-kapal tua tipe medium range dan long range sebagai floating storage and offloading (FSO). Pertamina juga akan memastikan penggunaan kapal sewa yang kompetitif untuk pengangkutan minyak mentah, BBM, dan elpiji," tegas Ali.

Seperti diketahui, Pertamina akan mengoptimalkan penggunaan kapal milik untuk pengangkutan kargo impor dengan target pernghemaatan biaya pengapalan BBM, elpiji dan minyak mentah di atas USD100 juta.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Petani Mendapat Sosialisasi...
Petani Mendapat Sosialisasi Keamanan Seiring Gas JTB Mulai Dialirkan
Pertamina Mulai Berlakukan...
Pertamina Mulai Berlakukan Transaksi Non Tunai
Penjualan Kondensat...
Penjualan Kondensat Pertamina EP Subang Field
Pertamina EP Donggi...
Pertamina EP Donggi Matindok Field Dorong Perekonomian Kelompok Wanita Banggai
PEP Prabumulih Field...
PEP Prabumulih Field Dukung Gerakan Ketahanan Pangan
Restrukturisasi Pertamina...
Restrukturisasi Pertamina Ditegaskan Sesuai Buku Putih dan Roadmap BUMN
Berita Terkini
AS-Iran Sepakat Damai,...
AS-Iran Sepakat Damai, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok
40 menit yang lalu
IHSG Dibuka Melesat...
IHSG Dibuka Melesat 1,85% ke 6.118, Mayoritas Saham Menghijau
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp18.000, Buyback Melonjak Rp46.000 per Gram
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan Kualitas BBM dengan Pengelolaan Impurities di Kilang
3 jam yang lalu
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
3 jam yang lalu
Bank Mantap Dorong Penerapan...
Bank Mantap Dorong Penerapan Gaya Hidup Ramah Lingkungan di Sekolah
3 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved