OJK Dorong Perbankan Syariah Lakukan IPO

Selasa, 10 Februari 2015 - 14:48 WIB
OJK Dorong Perbankan...
OJK Dorong Perbankan Syariah Lakukan IPO
A A A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong perbankan syariah nasional dan perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk melakukan penerbitan saham perdana (initial public offering/IPO).

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Nurhaida mengatakan, hal tersebut agar dapat menambah lebih banyak nilai kapitalisasi di Bursa Efek Indonesia (BEI).

"Perbankan syariah didorong IPO agar ada tambahan produk di pasar modal, tambah suplai size. Tentu kita dorong termasuk BUMN ini juga," ujarnya di Kantor OJK, Jakarta, Selasa (10/2/2015).

Perusahaan BUMN juga didorong karena ingin agar ada pendalaman pada industri pasar modal nasional.

Untuk pencapaian produk pasar modal syariah, seperti reksa dana dan sukuk syariah, Nurhaida mengaku tidak menerapkan target. Menurutnya sebagai regulator serta pengawas, pihaknya akan berusaha memberikan iklim yang kondusif.

"Ke depan terkait syariah agar investor minat ke syariah, tingkatkan sosialisasi. Masuk ke pasar modal adalah yang syariah compliance," pungkas dia.

Sekadar informasi, BEI menargetkan jumlah emiten baru sebanyak 32 emiten. Jumlah tersebut lebih banyak dibanding realisasi emiten pada tahun lalu, yang hanya 25 emiten.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
OECD/INFE - OJK Conference...
OECD/INFE - OJK Conference di Bali
Ada 39 Calon Emiten...
Ada 39 Calon Emiten yang Berencana Melantai di Pasar Modal
Kementerian BUMN Minta...
Kementerian BUMN Minta Relaksasi IPO BUMN, Begini Tanggapan OJK
OJK Gelar Edukasi Keuangan...
OJK Gelar Edukasi Keuangan untuk Pelajar
OJK Blak-blakan Soal...
OJK Blak-blakan Soal Penyebab Penurunan Jumlah IPO Tahun Ini
OJK Beri Dua Stimulus...
OJK Beri Dua Stimulus Lanjutan Bagi Sektor Industri Keuangan Non Bank
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
29 menit yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
56 menit yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
1 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
2 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
2 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Komisi Eropa...
3 Alasan Komisi Eropa Dorong UE Miliki Blok Pertahanan Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved